Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Penerapan Metode Just in Time Time dan Material Requirement Planning pada Proyek Pembangunan Pasar Rakyat Jailolo di Kabupaten Halmahera Bara H. Kadjidjo, Abubakar; Afriadie, Chandra; Radisya Pratiwi, A. Andini
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32559

Abstract

Dalam era globalisasi, perusahaan dan kontraktor dituntut mampu mengendalikan persediaan material secara efektif guna menjaga kelancaran produksi maupun pelaksanaan proyek konstruksi. Persediaan material yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan pemborosan, keterlambatan pekerjaan, hingga kerugian biaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan metode Just in Time Schedule dan Material Requirement Planning (MRP) terhadap kebutuhan material pada Proyek Pembangunan Pasar Rakyat Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan data primer dan sekunder, meliputi perhitungan kebutuhan material (semen, pasir, dan krikil), analisis kebutuhan bersih, serta perhitungan biaya persediaan menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Time Schedule efektif dalam menjaga kelancaran jadwal pekerjaan dengan memungkinkan prediksi keterlambatan serta penyesuaian pengiriman material. Namun, MRP lebih unggul dalam hal pengendalian persediaan, pemesanan material, serta efisiensi biaya. Perhitungan kebutuhan menghasilkan total volume beton 236,44 m³ dengan kebutuhan bersih 2.170 sak semen, 101,22 m³ pasir, dan 96,22 m³ krikil. Penerapan EOQ menghasilkan biaya persediaan (TIC) Rp 10.548.581, sedangkan penerapan JIT menurunkan biaya simpan 20% namun meningkatkan biaya pemesanan 15%, dengan total biaya efektif Rp 10.021.152. Kombinasi MRP untuk material dengan kebutuhan stabil (semen, krikil) dan JIT untuk material sensitif (pasir) menjadi strategi paling efisien. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterlambatan pasokan akibat kondisi geografis Maluku Utara, perbedaan antara perencanaan awal dan realisasi lapangan, keterbatasan koordinasi antar divisi, serta kemampuan SDM yang belum optimal dalam penguasaan sistem perencanaan. Dengan demikian, keberhasilan implementasi kedua metode sangat dipengaruhi oleh pembaruan data yang tepat waktu, koordinasi lintas divisi, serta peningkatan kompetensi SDM dalam manajemen material
Pengaruh Keterlibatan Pemangku Kepentingan Terhadap Keberhasilan Proyek Konstruksi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Buloila Kanan, Gorontalo Patamani, Sarif; Afriadie, Chandra; Pratiwi, A. Andini Radisya
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32590

Abstract

The success of a construction project is not only measured by the achievement of technical aspects such as cost, quality, and time, but is also greatly influenced by stakeholder engagement. This is increasingly relevant for irrigation network rehabilitation projects that have a strategic role in supporting food security. This study aims to analyze the influence of stakeholder involvement consisting of project owners (owner/promoters), planning consultants (designer/defender), regulators and regional authorities (latent), as well as the end-user community or the Water User Farmers Association (P3A/apathetic) on the success of the irrigation network rehabilitation project of D.I. Buloila Kanan, Gorontalo. The research method uses a quantitative approach by collecting primary data through questionnaires to respondents who are directly involved in the project, both from elements of the government, consultants, contractors, and the community. Data were analyzed using descriptive methods and inferential tests to determine the partial and simultaneous influence of stakeholder involvement on the success of the project. The results show that the involvement of each stakeholder has a significant effect on the success of the project. The project owner plays a role in the provision of budgets, operating policies, and maintenance (O&M). The planning consultant determines the technical quality of the design according to local hydrological and socio-economic conditions. Regulators and regional authorities facilitate the administrative process and synchronization of spatial planning. Meanwhile, P3A contributes to the sustainability of irrigation functions through active participation in operations and maintenance. Simultaneously, the involvement of all stakeholders strengthens the success of the project, both in terms of physical output and long-term benefits. The conclusion of this study confirms that synergy between stakeholders is the main determinant of the success of irrigation network rehabilitation projects.
Analisis Mitigasi Risiko pada Proyek Konstruksi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Cikaduwen Istadi, Istadi; Afriadie, Chandra; Pratiwi, A. Andini Radisya
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32592

Abstract

Proyek rehabilitasi jaringan irigasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sistem irigasi guna mendukung sektor pertanian. Namun, dalam pelaksanaannya, proyek ini menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi biaya, waktu, dan mutu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran rehabilitasi dalam mitigasi risiko pada proyek rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Cikaduwen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis risiko yang melibatkan identifikasi, penilaian, dan pemetaan risiko. Data dikumpulkan melalui survei dengan kuesioner serta studi literatur yang relevan. Risiko dikategorikan berdasarkan aspek teknis, finansial, operasional, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko teknis, seperti kesalahan perencanaan dan penggunaan material yang tidak sesuai, merupakan faktor dominan yang mempengaruhi keberhasilan proyek. Selain itu, faktor operasional, seperti keterlambatan pengadaan material dan tenaga kerja, juga memberikan dampak signifikan. Pemetaan risiko menggunakan matriks probabilitas dan dampak menunjukkan bahwa beberapa risiko memiliki tingkat keparahan tinggi yang memerlukan strategi mitigasi lebih efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi mitigasi risiko yang terintegrasi sangat diperlukan dalam proyek rehabilitasi jaringan irigasi untuk mengurangi dampak negatif terhadap pelaksanaan proyek. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan manajemen proyek, perencanaan yang lebih matang, serta pemantauan risiko secara berkelanjutan.