Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN PETA JALUR WISATA RELIGI PETILASAN SYEKH JUMADIL KUBRO DI DESA WISATA TURGO–MERAPI Sugiarto, Eko; Hananto, Kombang Haryadi; Ramadhani, Satria; Fratama, Fhikri; Maharani, Aisyah; Sari , Francisca Vidia Kumala; Pelle, Evangelin Estevania
Warta Pariwisata Vol 23 No 2 (2025):
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/wpar.2025.23.2.02

Abstract

Desa Wisata Turgo–Merapi memiliki potensi wisata religi dan aktivitas tracking. Petilasan Syekh Jumadil Kubro adalah daya tarik utama wisata religi di desa wisata yang terletak di lereng sisi selatan Gunung Merapi ini. Namun, ketiadaan informasi jalur tracking dan daya tarik di sepanjang rute menuju petilasan ini menjadi kendala dalam pengembangan pariwisata sehingga pembuatan peta tracking menjadi kebutuhan penting. Kajian ini bertujuan menyusun peta tracking yang memuat titik-titik daya tarik wisata sepanjang jalur menuju petilasan Syekh Jumadil Kubro. Metode yang digunakan adalah observasi. Luaran berupa peta tracking yang mencakup lokasi daya tarik yang ada di jalur tersebut. masyarakat. Dengan pendekatan yang terintegrasi, workshop, dan dukungan infrastruktur, Desa Wisata Ciherang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi desa wisata mandiri yang berdaya saing.
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL DI DESA WISATA PAMPANG, SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR Suhartapa; Pelle, Evangelin Estevania
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 4 No 1 (2026): March 2026 (IN PRESS)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v4i1.988

Abstract

The active involvement of local communities is essential to the planning and development of tourism, especially in transforming rural areas into tourism villages rooted in local wisdom, a key element of sustainable tourism in Indonesia. This study employs a qualitative research approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results show that one of the main challenges faced by the local community is that those not directly involved in tourism development do not significantly feel the benefits. Additionally, limited human resources in digital promotion and English language skills hinder the development of Pampang Tourism Village. The development of Pampang Tourism Village requires efforts to improve community capacity through digital promotion training and English language education, broader community participation, enhanced product quality and marketing of local crafts, and improvements in facilities and the creation of more attractive tourism packages to increase the village’s competitiveness and sustainability. Future researchers are encouraged to explore strategies for training and capacity building in digital promotion, cross-cultural communication (especially English), and tourism business management.