Joko, Santoso
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEDITASI DAN SENI LUKIS TERHADAP PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA SISWA SMA KELAS XIBUDDHIS BODHICITTA MEDAN Wai Min, Wai Min; Lamirin, Lamirin; Joko, Santoso
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i2.134

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam keberhasilan akademik dan sosial peserta didik, namun pada praktiknya masih sering terabaikan dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut terlihat pada siswa SMA Buddhis Bodhicitta Medan, yang menunjukkan kendala dalam pengendalian diri, kepercayaan diri, serta kemampuan memahami dan mengekspresikan emosi secara tepat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan pengeditan dan seni lukis terhadap peningkatan kecerdasan emosional siswa kelas XI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, melibatkan 40 siswa yang tergabung dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, serta analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua perlakuan variabel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kecerdasan emosional. Nilai korelasi ganda R sebesar 0,835 dan R Square sebesar 0,697 menunjukkan bahwa meditasi dan seni lukis secara simultan menjelaskan 69,7% variasi kecerdasan emosional. Uji regresi menunjukkan koefisien koefisien sebesar 0,477 (Sig. 0,045) dan seni lukis sebesar 0,450 (Sig. 0,039), yang menandakan kontribusi positif dan relatif seimbang. Uji F menghasilkan nilai 19,583 (Sig. 0,000), sehingga model dinyatakan signifikan secara simultan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi dan seni lukis efektif dalam meningkatkan kesadaran diri, regulasi emosi, empati, serta kemampuan sosial siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran berbasis mindfulness dan ekspresi kreatif untuk mendukung perkembangan emosional peserta didik.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN TERHADAP EFEKTIVITAS PROSES PEMBELAJARAN DI STAB BODHI DHARMA Candra, Candra; Winja, Kumari; Joko, Santoso
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i2.137

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan tinggi keagamaan. Meskipun banyak institusi global mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, perguruan tinggi keagamaan seperti STAB Bodhi Dharma masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi tersebut secara optimal. Kondisi ini ditandai dengan terbatasnya penggunaan sistem pembelajaran digital, kurangnya interaksi berbasis teknologi antara dosen dan mahasiswa, serta belum adanya model implementasi AI yang sesuai dengan karakter institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pemanfaatan teknologi AI terhadap efektivitas proses pembelajaran di STAB Bodhi Dharma. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 40 siswa, diambil melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach's Alpha di atas 0,90, menunjukkan konsistensi yang sangat baik. Analisis data meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, regresi linier sederhana, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mempunyai pengaruh yang signifikan dan sangat kuat terhadap efektivitas pembelajaran, dibuktikan dengan koefisien regresi 0,953, nilai t sebesar 10,909, dan signifikansi 0,000. Model regresi menghasilkan persamaan Y = 6,076 + 0,953X, menandakan bahwa peningkatan pemanfaatan AI secara langsung meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi AI mampu memperkuat interaktivitas, memberikan umpan balik cepat, serta mendukung personalisasi pengalaman belajar. Temuan ini memberikan dasar penting bagi STAB Bodhi Dharma untuk mengembangkan strategi pembelajaran berbasis AI yang berkelanjutan.