Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan tinggi keagamaan. Meskipun banyak institusi global mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, perguruan tinggi keagamaan seperti STAB Bodhi Dharma masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi tersebut secara optimal. Kondisi ini ditandai dengan terbatasnya penggunaan sistem pembelajaran digital, kurangnya interaksi berbasis teknologi antara dosen dan mahasiswa, serta belum adanya model implementasi AI yang sesuai dengan karakter institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pemanfaatan teknologi AI terhadap efektivitas proses pembelajaran di STAB Bodhi Dharma. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 40 siswa, diambil melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach's Alpha di atas 0,90, menunjukkan konsistensi yang sangat baik. Analisis data meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, regresi linier sederhana, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mempunyai pengaruh yang signifikan dan sangat kuat terhadap efektivitas pembelajaran, dibuktikan dengan koefisien regresi 0,953, nilai t sebesar 10,909, dan signifikansi 0,000. Model regresi menghasilkan persamaan Y = 6,076 + 0,953X, menandakan bahwa peningkatan pemanfaatan AI secara langsung meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi AI mampu memperkuat interaktivitas, memberikan umpan balik cepat, serta mendukung personalisasi pengalaman belajar. Temuan ini memberikan dasar penting bagi STAB Bodhi Dharma untuk mengembangkan strategi pembelajaran berbasis AI yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025