Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The social functions of the Galombang Dance in the dynamics of Minangkabau community life in Padang City Aulya, Vinna; Palindo, Frendy Satria; Rosalina , Venny; Ferdian, Robby; Yuda, Fabio
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i12.1250

Abstract

This study aims to explain the social functions of the Galombang Dance within the dynamics of the Minangkabau community life in Padang City. The Galombang Dance serves not only as a form of entertainment or aesthetic expression but also as a sociocultural medium that reflects traditional values, communal solidarity, and respect for guests. This research employed a qualitative method, with data collected through observations, interviews, and documentation. The data were analyzed descriptively and analytically using an interpretive approach to understand the social and cultural meanings embedded in the performance of the Galombang Dance. The findings reveal that the Galombang Dance functions to strengthen community solidarity, reaffirm Minangkabau cultural identity, and adapt to ongoing social changes. Although its forms and modes of presentation have undergone transformation, the traditional values and social functions it embodies continue to be preserved by the supporting community. Thus, the Galombang Dance can be understood as a form of living local wisdom that remains adaptive to contemporary developments.
Pelestarian Tari Borakit dalam Perspektif Tari Pendidikan sebagai Warisan Budaya Tak Benda di Kabupaten Rokan Hulu Aulya, Vinna; Palindo, Frendy Satria; Rosalina, Venny
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3970

Abstract

Tari Borakit merupakan salah satu bentuk seni tari tradisional yang berkembang dalam masyarakat Kabupaten Rokan Hulu dan mengandung nilai-nilai historis, filosofis, serta sosial budaya Melayu. Namun, di tengah arus globalisasi dan dominasi budaya populer, keberlangsungan Tari Borakit menghadapi berbagai tantangan, antara lain menurunnya minat generasi muda, terbatasnya regenerasi pelaku seni, serta minimnya dokumentasi dan sistem pembelajaran yang berkelanjutan. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi pelestarian yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelestarian Tari Borakit melalui perspektif tari pendidikan dengan menempatkan pendidikan sebagai sarana utama pewarisan nilai budaya dan keterampilan tari kepada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka terhadap literatur tari pendidikan dan pelestarian Warisan Budaya Tak Benda, observasi terhadap proses pembelajaran Tari Borakit di lingkungan pendidikan formal dan nonformal, serta wawancara mendalam dengan seniman tari, pendidik seni, dan pengelola sanggar. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Tari Borakit dalam pendidikan formal dan nonformal memiliki peran strategis dalam menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal, membentuk karakter, memperkuat identitas budaya generasi muda, serta mengembangkan kompetensi estetis, afektif, dan psikomotor peserta didik. Pelestarian berbasis tari pendidikan dinilai efektif karena mampu menghubungkan praktik budaya dengan proses pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, tari pendidikan dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam menjaga keberlangsungan Tari Borakit sebagai Warisan Budaya Tak Benda di tengah dinamika masyarakat modern.