Saputra, Weldy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Laras Turonggo Seto (Ansambel Campuran) Sandiga, Chandra; Tindaon, Rosmegawaty; Wijaksana, Bambang; Herdianto, Ferry; Saputra, Weldy
Musica: Journal of Music Vol 5, No 2 (2025): MUSICA : JOURNAL OF MUSIC
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/musica.v5i2.5939

Abstract

Laras Turonggo Seto merupakan komposisi musik yang bersumber dari melodi tradisi Turonggo Seto dalam repertoar Kuda Lumping Aneka Turonggo. Karya ini digarap berdasarkan sistem laras pelog, slendro, dan madenda yang dikembangkan ke dalam bentuk musik fantasia dua bagian menggunakan media ansambel campuran. Proses penciptaan dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan tahapan eksplorasi dan eksperimentasi musikal. Melodi tradisi diolah melalui teknik unisono, call and response, imitasi, serta augmentasi untuk membangun struktur dan karakter musikal karya. Unsur ladrang dihadirkan sebagai penguat identitas musikal Jawa dalam konteks komposisi kontemporer. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa pengolahan laras tradisional yang dipadukan dengan instrumen modern mampu menghasilkan ekspresi musikal baru tanpa menghilangkan nilai estetika dan karakter khas Turonggo Seto sebagai seni pertunjukan tradisi.
Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc Saputra, Weldy; Rizal, Yose; Anwar, Saiful
ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi Vol. 5 No. 01 (2025): ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi
Publisher : Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia otomotif khususnya sepeda motor, berkembang pesat di masa-masa sekarang ini, mulai dari kerangka kelistrikan, kerangka pengapian, pengembangan motor, kerangka pendingin, yang mengalami pergantian peristiwa dan perubahan yang sangat besar dari tahun ke tahun. Kerangka pendingin pada sebuah mesin yang memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan temperatur motor dalam kondisi ideal, kerangka pendingin memainkan peran penting dalam sebuah mesin, jika kerangka pendingin tidak bekerja seperti yang diharapkan maka menyebabkan mesin rusak sehingga mesin tidak bekerja seperti yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yaitu bagaimana cara pemasangan Oil Cooler pada motor 150 cc dan bagaimana pengaruh temperatur mesin, dan bahan bakar, sebelum dan setelah dilakukan modifikasi penambahan oil cooler. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan membandingkan bagaimana pengaruh temperatur mesin, dan bahan bakar, sebelum dan setelah dilakukan modifikasi penambahan oil cooler. Pemasangan Oil Cooler pada sepeda motor 150 cc berpengaruh terhadap temperatur oli mesin, dan bahan bakar yang mana bisa membuat temperatur mesin lebih dingin dari sebelum pemasangan oil cooler. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pengujian dapat disimpulkan bahwa oil cooler memiliki pengaruh terhadap temperatur mesin, misalnya pada pada RPM 5000 temperatur suhu sebelum pemasangan oil cooler didapatkan 840C, setelah pemasangan oil cooler didapatkan 740C. Pada RPM 5500 temperatur suhu sebelum pemasangan oil cooler didapatkan 980C, sedangkan setelah pemasangan oil cooler didapatkan temperatur suhu sebesar 860C. Pada RPM 6000 temperatur suhu sebelum pemasangan oil cooler didapatkan 1180C, sedangkan setelah pemasangan oil cooler didapatkan terperatur suhu 980C., ini membuktikan bahwa oil cooler dapat menurunkan temperatur mesin. Setelah dilakukan pengujian, konsumsi bahan bakar juga di uji dan tidak berpengaruh terhadap temperatur dan transmisi, karena temperatur tidak menentukan sedikit banyaknya bahan bakar yg masuk ke ruang bakar, melainkan berpengaruh terhadap rpm, semakin tinggi rpm maka bahan bakar yg masuk ke ruang bakar semakin banyak.