Hudono, Ngakan Nyoman Yasa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Puisi Religius, Pengalaman, dan Literasi Spiritual di Pesantren: Studi Kualitatif Berbasis Experiential Learning Mubarock, Wildan Fauzi; Talitha, Stella; Mukodas, Mukodas; Ganeswara, Muhamad Ginanjar; Hudono, Ngakan Nyoman Yasa
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8608

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana santri mengalami proses menulis puisi religius ketika difasilitasi melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman, serta bagaimana proses tersebut berkontribusi terhadap penguatan literasi spiritual dan transformasi nilai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi lapangan di Pesantren Al Ashr Rumpin, Bogor, melibatkan 60 santri kelas XII yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif selama pembelajaran, dan dokumentasi puisi religius karya santri. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik Braun dan Clarke, serta keabsahan dijaga melalui triangulasi teknik dan sumber, member checking, dan pencatatan proses analisis secara sistematis. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama: (1) puisi sebagai refleksi spiritual, ditunjukkan oleh dominasi ungkapan syukur, doa, pengakuan dosa, dan pengalaman batin yang muncul setelah ibadah atau muhasabah; (2) pengalaman hidup sebagai sumber inspirasi religius, meliputi kehilangan, keteladanan orang tua, pengalaman pengajian, dan rasa bersalah yang mendorong pemaknaan religius; dan (3) menulis puisi sebagai proses transformasi nilai, terlihat dari dorongan memperbaiki perilaku, seperti peningkatan disiplin ibadah, komitmen kejujuran, sikap memaafkan, dan perbaikan relasi sosial. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembelajaran menulis puisi religius berbasis pengalaman memfasilitasi literasi spiritual santri melalui alur pengalaman konkret, refleksi, konseptualisasi puitis, penerapan nilai sehingga puisi berfungsi bukan hanya sebagai produk estetis, tetapi sebagai praktik pemaknaan yang berdampak pada orientasi nilai dan tindakan sehari-hari.