Ibrahim Mufiq Defito
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Alih Pengetahuan Dasar-Dasar Teater Sebagai Media Refleksi Sosial Berbasis Edukasi Seni Ibrahim Mufiq Defito; Candra Sinuraya; Hanny Juliany Dani; Erwin Ardianto Halim; Daniel Zifa Armadi; Wanda Yuniartiningsih; Yehuda Njuah Sectio Cibro; Evelyn Gabriella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2453

Abstract

Fenomena kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana sering menimbulkan tekanan psikologis dan kehilangan arah bagi individu. Seni pertunjukan, khususnya teater interaktif, memiliki potensi sebagai medium reflektif dan edukatif untuk membantu masyarakat memahami dinamika tersebut. Permasalahan Pengabdian ini adanya kebutuhan masyarakat terhadap dasar-dasar teater sebagai sarana reflektif untuk bersosialisasi. Solusinya dirancang dalam bentuk pementasan teater interaktif yang dipadukan dengan permainan sederhana guna memperkenalkan seni teater sekaligus menciptakan ruang partisipatif. Tujuannya agar penonton terlibat secara langsung dalam alur cerita bertema “hidup yang tak selalu mulus,” sehingga mendorong keterlibatan emosional, komunikasi dua arah, dan pengalaman estetis yang mendalam. Metode partisipatif diterapkan melalui pengenalan dasar-dasar teater, improvisasi, dan diskusi reflektif setelah pertunjukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta yang hadir memperoleh wawasan baru dalam memaknai realitas kehidupan serta mengapresiasi seni teater sebagai sarana pembelajaran sosial yang menyenangkan. Respon positif dari peserta menegaskan bahwa pendekatan seni interaktif dapat menjadi media efektif dalam membangun kesadaran sosial dan memberikan edukasi seni di tengah masyarakat. Dengan demikian, teater interaktif berkontribusi bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai sarana edukasi budaya yang menyentuh aspek intelektual, emosional, dan sosial.