Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perhitungan Lendutan Pondasi Telapak Dengan Metode Elemen Hingga Hanny J Dani; Olga Pattipawaej; Putra W Remantan
Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v4i1.1296

Abstract

Bangunan teknik sipil seperti gedung, jalan dan jembatan bertumpu pada lapisan tanah. Dalampelaksanaan pembangunan sering kali tanah tersebut tidak memenuhi kriteria kekuatan untuk memikulbeban dari struktur di atasnya, sehingga diperlukan suatu pemecahan dalam masalah tersebut. Pondasimemikul beban yang di salurkan oleh kolom sebelum diteruskan ke tanah. Salah satu parameter yangperlu diperhatikan dalam suatu desain pondasi adalah lendutan. Dalam tulisan ini, lendutan pondasitelapak dihitung dengan menggunakan metode elemen hingga. Pondasi diasumsikan sebagai strukturyang rigid dan berada di atas tumpuan elastis/pegas sebagai pengganti pengaruh modulus reaksi tanah.Desain pondasi pelat dimodelkan sebagai persamaan matrik dari perilaku pelat tipis yang dimodifikasiterletak di atas tanah. Studi kasus dilakukan untuk mendapatkan lendutan pada tiap-tiap titik nodal.Dalam metode elemen hingga, pondasi telapak dimodelkan sebagai pelat lentur. Hasil lendutanmaksimum dengan perhitungan manual dan numerik dengan menggunakan software SAP2000.Perbedaan hasil lendutan maksimum dari kedua metode ini diperoleh sebesar 0.28 %.
Analisis Stabilitas Struktur Pelindung Pantai Baju Bronjong Olga Pattipawaej; Kanjalia Tjandrapuspa Tanamal; Asriwiyanti Desiani; Hanny Juliany Dani; Angga Rijalu Pratama
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2013): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v9i1.1368

Abstract

Pemanasan global mengakibatkan pertambahan volume air laut sehingga terjadi kenaikan elevasimuka air laut. Kenaikan muka air laut yang terus-menerus menjadi ancaman abrasi dan erosi bagipulau-pulau kecil di Indonesia terutama di daerah tepi pantai. Struktur pelindung pantai yang kuatdan stabil untuk menangani abrasi dan erosi ini akan dianalisis sehingga dapat meredam kekuatangelombang secara efektif. Struktur pelindung pantai menggunakan material yang mudah diperolehdi Indonesia, yaitu batu pecah dengan menggunakan bronjong. Pada tulisan ini struktur pelindungpantai yang terletak di pantai Bengkulu akan dievaluasi. Tekanan tanah aktif dan tekananhidrostatik akan diikutsertakan dalam gaya-gaya yang bekerja pada struktur pelindung pantai batubronjong. Analisis stabilitas struktur pelindung pantai dihitung dengan menganalisa gaya guling,gaya geser, serta daya dukung tanah. Analisis stabilitas struktur pelindung pantai batu bronjongditinjau untuk dua kasus, yaitu kondisi tidak terjadi kenaikan muka air laut (normal) dan kondisiterjadi kenaikan muka air laut akibat pemanasan global. Hasil analisis stabilitas struktur pelindungpantai batu bronjong memberikan faktor keamanan berada dalam kondisi stabil dan aman.Berdasarkan analisis kestabilan struktur pelindung pantai ini, diharapkan dapat mengurangi tingkatkerusakan struktur-struktur tepi pantai dan bangunan lain di sekitarnya.
Alih Pengetahuan Dasar-Dasar Teater Sebagai Media Refleksi Sosial Berbasis Edukasi Seni Ibrahim Mufiq Defito; Candra Sinuraya; Hanny Juliany Dani; Erwin Ardianto Halim; Daniel Zifa Armadi; Wanda Yuniartiningsih; Yehuda Njuah Sectio Cibro; Evelyn Gabriella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2453

Abstract

Fenomena kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana sering menimbulkan tekanan psikologis dan kehilangan arah bagi individu. Seni pertunjukan, khususnya teater interaktif, memiliki potensi sebagai medium reflektif dan edukatif untuk membantu masyarakat memahami dinamika tersebut. Permasalahan Pengabdian ini adanya kebutuhan masyarakat terhadap dasar-dasar teater sebagai sarana reflektif untuk bersosialisasi. Solusinya dirancang dalam bentuk pementasan teater interaktif yang dipadukan dengan permainan sederhana guna memperkenalkan seni teater sekaligus menciptakan ruang partisipatif. Tujuannya agar penonton terlibat secara langsung dalam alur cerita bertema “hidup yang tak selalu mulus,” sehingga mendorong keterlibatan emosional, komunikasi dua arah, dan pengalaman estetis yang mendalam. Metode partisipatif diterapkan melalui pengenalan dasar-dasar teater, improvisasi, dan diskusi reflektif setelah pertunjukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta yang hadir memperoleh wawasan baru dalam memaknai realitas kehidupan serta mengapresiasi seni teater sebagai sarana pembelajaran sosial yang menyenangkan. Respon positif dari peserta menegaskan bahwa pendekatan seni interaktif dapat menjadi media efektif dalam membangun kesadaran sosial dan memberikan edukasi seni di tengah masyarakat. Dengan demikian, teater interaktif berkontribusi bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai sarana edukasi budaya yang menyentuh aspek intelektual, emosional, dan sosial.