Perdana, Taslim
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Madrasah: Analisis Pedagogis Pendekatan Integralistik dalam Studi Islam Afrizal, Afrizal; Perdana, Taslim; Nurnajmi, Nurnajmi; Hakim, Rosniati; Wahyuni, Sri
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.240

Abstract

The dichotomy between religious and secular sciences has long been a challenge within the Islamic education system, particularly in madrasahs. Consequently, teaching practices often become fragmented and disconnected from the spiritual dimension of Islam. This article aims to conceptually examine the importance of an integralistic approach in Islamic Studies as an epistemological foundation for integrating science and Islam in madrasah education. The study employs a library research method using content analysis of classical and contemporary Islamic scholars such as Amin Abdullah, Fazlur Rahman, Ismail Raji al-Faruqi, and Zakiyuddin Baidhawy. The findings indicate that the integralistic approach facilitates an epistemological dialogue between revelation, reason, and empirical reality, allowing madrasah learning to integrate the values of tawhid with modern scientific knowledge. Hence, the integration of science and Islam is not merely a curricular synthesis but a paradigm shifts that positions knowledge as an act of devotion to God. The study recommends developing a curriculum model based on integrative-interconnective approaches and strengthening teachers’ competencies to foster holistic and transformative learning.
Transformation of Madrasah Education Management: The Implementation of Performance-Based Planning and Budgeting Policies Perdana, Taslim; Ritonga, Mahyudin
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i1.1902

Abstract

Purpose – This study aims to examine the role of Madrasah Self-Evaluation (EDM) and the electronic Madrasah Work and Budget Plan (e-RKAM) in transforming madrasah education management through the implementation of performance-based planning and budgeting policies. The study is grounded in the growing demand for data-driven, transparent, and accountable governance to improve the quality of madrasah education. Methodology – This research employed a descriptive-analytical qualitative approach. Data were collected through document analysis of policy regulations, technical guidelines, and implementation reports related to EDM and e-RKAM, as well as a review of relevant literature on education management and performance-based budgeting. The analysis focused on examining the integration process, implementation mechanisms, and managerial implications of EDM and e-RKAM within madrasah governance. Findings – The integration of EDM and e-RKAM establishes a structured management cycle that links quality evaluation, planning, budgeting, implementation, monitoring, and accountability. EDM provides objective data on madrasah performance through measurable indicators, while e-RKAM ensures that budgeting decisions align with identified priority needs. This integration contributes to greater transparency, accountability, and more effective resource utilization. However, challenges remain, particularly in terms of human resource capacity, digital literacy, and infrastructure readiness. Novelty – This study offers a conceptual contribution by presenting EDM and e-RKAM as an integrated performance-based management framework rather than as separate administrative instruments. It highlights how the alignment between self-evaluation data and electronic budgeting systems can drive a paradigm shift in madrasah governance. Significance – The results of this study are beneficial for madrasah leaders, policymakers, education administrators, and stakeholders within the Ministry of Religious Affairs as a reference for strengthening data-driven decision-making and improving the quality and accountability of madrasah education management
Muhammadiyah Berkemajuan dan Transformasi Pendidikan Madrasah: Perspektif Najib Burhani dalam Kerangka Kebijakan Publik Pendidikan Islam Perdana, Taslim; Ahmad Lahmi; Dasrizal Dahlan
Midaduna: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Studies Journal
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep Muhammadiyah Berkemajuan dalam perspektif Najib Burhani dan relevansinya bagi transformasi pendidikan madrasah dalam kerangka kebijakan publik pendidikan Islam. Dengan pendekatan kajian pustaka dan analisis reflektif-praksis, artikel ini menempatkan gagasan berkemajuan sebagai paradigma keilmuan dan kebijakan yang menuntut keterbukaan berpikir, kritik internal, serta orientasi pada kemaslahatan publik. Sebagai pejabat pendidikan madrasah, penulis memaknai pemikiran Najib Burhani tidak hanya sebagai wacana akademik, tetapi juga sebagai landasan etik dan operasional dalam perumusan kebijakan, tata kelola lembaga, dan pengembangan mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammadiyah Berkemajuan relevan untuk mendorong madrasah yang unggul secara akademik, moderat dalam keberagamaan, dan adaptif terhadap dinamika kebijakan nasional.
Tokoh-Tokoh Tasawuf Islam dan Relevansinya bagi Dunia Modern: Ibnu Athaillah as-Sakandary, al-Muhasibi dan Abd. Qadir al-Jilani Nurnajmi, Nurnajmi; Afrizal, Afrizal; Perdana, Taslim; Saputra, Riki; Rusydi, Rusydi
Midaduna: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Studies Journal
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menggambarkan tentang tiga tokoh tasawuf Islam yang krusial dalam penyucian jiwa, pembentukan karakter serta penghayatan spiritual kepada sang Pencipta, tasawuf sebagai warisan klasik dan juga memiliki peran yang signifikan dalam membangun peradaban Islam yang beretika dan beradab. Penelitian mengenai tiga tokoh sufi yang besar ini tidak hanya bersifat historis, tetapi juga memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk pengembangan Studi Islam kontemporer, terutama dalam aspek etika, pendidikan, dan peradaban Islam. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan dari sumber-sumber literatur primer, termasuk karya-karya asli para tokoh seperti Al-Hikam oleh Ibnu Athaillah, Ar-Ria’yah li Huquqillah oleh Al-Muhasibi, dan Al-Ghunyah li Thalibi Thariq al-Haqq oleh Abdul Qadir al-Jilani. Selain itu, juga digunakan literatur sekunder yang mencakup buku, jurnal, dan hasil penelitian ilmiah yang berkaitan. Bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif biografi dan pemikiran tiga tokoh tasawuf Islam klasik: Ibnu Athaillah, Al-Muhasibi, dan Abdul Qadir al-Jilani. Menganalisis kontribusi pemikiran mereka terhadap perkembangan tasawuf dan spiritualitas Islam. Mengkaji relevansi ajaran mereka dalam konteks modernitas Islam dan pembentukan peradaban Islam yang berkeadaban (civilized Islam). Relevansi ketiga tokoh ini nyata dalam arah pendidikan Islam modern yang humanistik, transendental, dan berkarakter, yang mampu menyeimbangkan rasionalitas dengan spiritualitas, serta pengetahuan dengan nilai-nilai moral ilahiah. Kesimpulan artikel ini adalah bahwa konsep tazkiyah al-nafs berfungsi sebagai dasar filosofis dan teologis yang kuat dalam pembentukan karakter Islami. Meskipun ketiganya memiliki pendekatan yang berbeda, mereka semua menekankan signifikansi penyucian jiwa sebagai pusat dari transformasi individu dan masyarakat