Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Etika Profesi sebagai Bekal Memasuki Dunia Kerja pada Siswa Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mitra Sauri Micael Jeriko Damanik; Maltus Hutagalung; Marihot Simanjuntak; Fransiska Tiurma Damanik4; Parlindungan Purba; Asrimen Zendrato; Dirwan Manik
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v3i1.2807

Abstract

The increasingly competitive world of work demands that workers possess not only technical competence but also a sound understanding of professional ethics. Students at the Mitra Sauri Job Training Institute (LPK), as prospective workers, need to be equipped with professional ethical values to enable them to behave professionally, responsibly, and with integrity in the workplace. This Community Service activity aims to improve students' understanding of professional ethics as a preparation for entering the workforce. The activity implementation method includes counseling, interactive lectures, discussions, and case studies related to the application of professional ethics in the workplace. The material presented includes the definition of professional ethics, professional attitudes and behavior, work discipline, responsibility, and communication ethics in the workplace. Evaluation of the activity was carried out through questions and answers and measuring participants' understanding before and after the activity. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the importance of professional ethics and their awareness to apply it in the workplace. It is hoped that this activity can contribute to developing human resources who are work-ready, professional, and ethical.
Membangun Kesadaran Hukum Pidana Dalam Aktivitas Kewirausahaan Siswa SMA di Era Digital Rolando Marpaung; Owen De Pinto Simanjuntak; Idahwati; Asrimen Zendrato; Yakobus Emardin
Karsa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : Karsa : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan kewirausahaan digital di kalangan siswa semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi, namun belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai terkait hukum pidana. Hal ini berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum dalam praktik bisnis online. Tujuan kegiatan ini untuk membangun kesadaran hukum pidana dalam aktivitas kewirausahaan siswa SMK Medan Area di era digital. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui observasi dan analisis kebutuhan, yang menunjukkan rendahnya literasi hukum siswa. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan studi kasus. Tahap evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi hukum pidana siswa, yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata sebesar 30 poin. Selain itu, terjadi perubahan sikap siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya aspek hukum dalam kewirausahaan digital. Meskipun demikian, masih diperlukan tindak lanjut untuk memperkuat pemahaman sebagian siswa. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang sadar hukum dan bertanggung jawab dalam menjalankan usaha di era digital.
Edukasi Etika Profesi Sebagai Upaya Mempersiapkan Lulusan SMK Yang Profesional dan Berintegritas Micael Jeriko Damanik; Maltus Hutagalung; Marihot Simanjuntak; Asrimen Zendrato; Dirwan Manik
Karsa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : Karsa : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kejuruan tidak hanya menekankan keterampilan teknis, tetapi juga etika profesi sebagai bekal memasuki dunia kerja. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap etika profesi, sikap profesional, dan integritas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan kerja siswa melalui edukasi etika profesi. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi kerja, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman dari 58,2% menjadi 85,2% (naik 27%), dengan peningkatan pada konsep etika (+28%), sikap profesional (+26%), integritas (+27%), tanggung jawab kerja (+26%), dan penerapan etika (+28%). Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam membentuk siswa yang profesional dan berintegritas melalui penguatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik