Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Etika Profesi sebagai Bekal Memasuki Dunia Kerja pada Siswa Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mitra Sauri Micael Jeriko Damanik; Maltus Hutagalung; Marihot Simanjuntak; Fransiska Tiurma Damanik4; Parlindungan Purba; Asrimen Zendrato; Dirwan Manik
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v3i1.2807

Abstract

The increasingly competitive world of work demands that workers possess not only technical competence but also a sound understanding of professional ethics. Students at the Mitra Sauri Job Training Institute (LPK), as prospective workers, need to be equipped with professional ethical values to enable them to behave professionally, responsibly, and with integrity in the workplace. This Community Service activity aims to improve students' understanding of professional ethics as a preparation for entering the workforce. The activity implementation method includes counseling, interactive lectures, discussions, and case studies related to the application of professional ethics in the workplace. The material presented includes the definition of professional ethics, professional attitudes and behavior, work discipline, responsibility, and communication ethics in the workplace. Evaluation of the activity was carried out through questions and answers and measuring participants' understanding before and after the activity. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the importance of professional ethics and their awareness to apply it in the workplace. It is hoped that this activity can contribute to developing human resources who are work-ready, professional, and ethical.
KEKUATAN HUKUM BAGI PEMILIK SKCK SEBAGAI PERSYARATAN CALON LEGISLATIF YANG PERNAH MELAKUKAN TINDAK PIDANA BERDASARKAN PERKAP No. 6 TAHUN 2023 (STUDI KASUS POLRESTABES MEDAN) Jelyta; Micael Jeriko Damanik; Simanjuntak, Marihot; Dirwan Manik; Sijabat, Togar
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6861

Abstract

Latarbelakang: Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) memiliki kekuatan hukum yang berlaku secara nasional, termasuk bagi mantan narapidana, dengan mencantumkan riwayat hukum pemiliknya. Penerbitan SKCK oleh Polri berdasarkan Perkap Nomor 6 Tahun 2023 menimbulkan implikasi hukum terhadap pencalonan anggota legislatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum penerbitan SKCK bagi calon legislatif yang pernah melakukan tindak pidana, penerapan Perkap No. 6 Tahun 2023 di Polrestabes Medan, serta peran KPU dalam memastikan pemenuhan kriteria calon legislatif. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris melalui wawancara dan analisis bahan hukum primer serta sekunder. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkap No. 6 Tahun 2023 menjadi acuan dalam verifikasi keabsahan SKCK dan integritas calon legislatif. Kesimpulan: SKCK memiliki peran penting sebagai alat verifikasi administratif yang mendukung proses seleksi calon legislatif secara objektif. Penerapan Perkap Nomor 6 Tahun 2023 membantu menjamin integritas proses pencalonan tanpa mengabaikan hak politik warga negara yang telah menjalani sanksi pidana sesuai ketentuan hukum.