Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan dalam Pembuatan Tempe di Kelurahan Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang: Improving Tempe Making Skills in Sidorahayu Village, Wagir District, Malang Regency Diana Irmawati Pradani; Pratama, Gindang Rain; Novianto, Dandung; Rahmawan, Fauzi Kabar; Purnomo, Fadjar; Sari, Ayu Fatimah
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 10 No. 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v10i1.8986

Abstract

Tempe merupakan produk pangan tradisional Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi serta potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat. Di Kelurahan Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ketersediaan tempe berkualitas masih terbatas akibat rendahnya pemahaman masyarakat mengenai teknik pembuatan tempe yang higienis dan bernilai jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga melalui bimbingan teknis dan pelatihan pembuatan tempe berbasis praktik. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung yang mencakup pemilihan bahan baku, proses fermentasi, sanitasi, hingga pengemasan produk. Peserta pelatihan terdiri atas ibu rumah tangga, pemuda, dan anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menghasilkan tempe yang lebih higienis, berkualitas, dan berpotensi dikembangkan sebagai salah satu usaha rumah tangga. Selain itu, pelatihan ini mendorong tumbuhnya minat kewirausahaan serta inovasi produk olahan berbasis tempe. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan warga dan menjadi langkah awal dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Analysis of Natural Stone Wall Function Index Using Fuzzy Building Service Life (FBSL) Velantika, Griselda Junianda; Sari, Ayu Fatimah; Putri, Karina Meilawati Eka; Widowati, Elok Dewi
International Journal Science and Technology Vol. 5 No. 1 (2026): March: International Journal Science and Technology
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/ijst.v5i1.2612

Abstract

Natural stone wall claddings are widely used in residential buildings, but their functional performance often declines earlier than the building’s structural design life due to environmental exposure and installation-related deterioration. Objective: This study aims to quantify the functional condition of natural stone wall claddings using a Function Index (FI) so that maintenance decisions can be made more consistently and objectively. Methodology: A quantitative case-study approach was applied to five residential buildings in Situbondo Regency. Data were collected through field observations and building-age documentation, assessed using expert judgment, and analyzed using a fuzzy inference-based Fuzzy Building Service Life (FBSL) model to obtain a crisp FI score for each building. Findings: The results indicate that one building was classified as moderate/fair (FI = 56), while four buildings were classified as poor (FI = 0–23), implying higher maintenance urgency. When linked to the estimated Remaining Service Life (RSL) under an assumed 50-year design life and a 2020 observation year, an exploratory exponential relationship between FI and RSL was obtained (y = 12.177e0.3243x; R² = 0.7444). Implications: The FI can serve as a practical decision-support indicator to prioritize immediate repair, scheduled maintenance, or routine monitoring for façade components, even when the building still has considerable remaining design life. Originality: This research contributes by integrating a fuzzy-based functional condition index for natural stone claddings with a remaining service life perspective in a residential case-study context, bridging qualitative inspection outcomes with interpretable maintenance planning.