Pendidikan agama merupakan instrumen penting dalam penguatan iman dan pembentukan akhlak peserta didik di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dan praktis integrasi pendidikan agama ke dalam kurikulum akademik serta dampaknya terhadap kepercayaan spiritual dan perilaku etis siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa tinjauan pustaka sistematis terhadap artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik pendidikan yang mengintegrasikan ajaran agama dengan pendidikan karakter tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif peserta didik terhadap nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mendorong internalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan holistik, seperti pembelajaran kontekstual, keteladanan pendidik, dan kurikulum berbasis nilai, terbukti meningkatkan kapasitas siswa dalam empati, kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin diri,sehingga berkontribusi pada perilaku etis dan ketahanan terhadap degradasi moral. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam implementasi, khususnya kesiapan guru, strategi integrasi kurikulum, dan penilaian hasil spiritual-moral. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan lembaga keagamaan untuk menciptakan integrasi iman dan akhlak yang berkelanjutan dalam pendidikan kontemporer.