Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk meningkatkan Iman dan Akhlak Siswa Zatil Himma, Alya; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1709

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran PAI di sekolah belum sepenuhnya berhasil dalam menginternalisasikan nilai-nilai tersebut, yang ditandai dengan maraknya berbagai patologi sosial di kalangan remaja. Kondisi ini mengindikasikan bahwa strategi pembelajaran PAI yang diterapkan masih cenderung konvensional dan kurang responsif terhadap perkembangan zaman, terutama di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan iman dan akhlak peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran seperti metode persuasif, metode kisah yang mengandung targhīb dan tarhīb, metode nasihat melalui pengambilan pelajaran dan peringatan, serta pemberian sanksi yang bersifat mendidik memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk kepribadian muslim peserta didik. Melalui pembelajaran Aqidah Akhlak yang memuat rukun iman dan nilai-nilai akhlak mulia, peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang saleh dan salehah, baik dalam pelaksanaan ibadah individual maupun ibadah sosial. Dengan demikian, pengembangan strategi pembelajaran PAI yang inovatif dan kontekstual menjadi kebutuhan penting dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Tantangan dan Solusi Pembelajaran Logika Matematika Sekolah Dasar di Era Digital Warahma, Aisyah; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Habiba, Nur; Rosyada, Amrina; Zatil Himma, Alya
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 2 (2026): In-Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i2.189

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, termasuk dalam pembelajaran matematika, khususnya pada aspek logika matematika. Logika matematika merupakan kompetensi dasar yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan siswa sejak usia dini. Namun, penerapan pembelajaran logika matematika di era digital tidak terlepas dari berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi pedagogik digital guru, kesenjangan akses teknologi di kalangan siswa, serta kecenderungan penggunaan media digital yang lebih menekankan aspek prosedural dibandingkan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pembelajaran logika matematika di sekolah dasar pada era digital serta mengkaji solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur kualitatif dengan menganalisis artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang terbit pada rentang tahun 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi rendahnya keterlibatan siswa dalam aktivitas berpikir logis, desain pembelajaran digital yang kurang kontekstual, serta minimnya peran orang tua dalam mendampingi pembelajaran berbasis digital di rumah. Solusi yang ditawarkan antara lain pengembangan media pembelajaran digital interaktif, penerapan model pembelajaran berbasis masalah dan inkuiri, serta penguatan kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah. Kesimpulannya, keberhasilan pembelajaran logika matematika di era digital memerlukan strategi pedagogik yang adaptif, dukungan teknologi yang memadai, dan ekosistem pembelajaran yang holistik.