Model pembelajaran Discovery Learning berbasis jelajah lingkungan sekitar merupakan pendekatan strategis untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran IPA. Penelitian ini difokuskan pada penerapan model tersebut pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup di kelas VII UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang. Tujuan penelitian adalah menganalisis efektivitas model pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pemahaman konsep siswa melalui eksplorasi lingkungan sekitar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan observasi keterampilan kolaborasi sebelum dan sesudah penerapan model. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pretest dari 54,33 menjadi 73,5 pada posttest, dengan N-Gain sebesar 0,418 yang termasuk kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa Discovery Learning berbasis jelajah lingkungan efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi melalui diskusi kelompok dan pemahaman konsep melalui pengamatan langsung. Aspek yang paling terlihat peningkatannya meliputi identifikasi ciri makhluk hidup, kerja sama tim, dan kemampuan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa model pembelajaran ini berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi dan pemahaman konsep siswa. Melalui kegiatan jelajah lingkungan, siswa tidak hanya menguasai konsep klasifikasi secara kognitif, tetapi juga mengembangkan kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, dan keterampilan sosial melalui pengalaman belajar kontekstual. Dengan demikian, Discovery Learning berbasis jelajah lingkungan terbukti relevan sebagai model pembelajaran IPA yang inovatif untuk membentuk generasi pelajar adaptif, kreatif, dan kolaboratif di era pendidikan abad ke-21.