Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanggulangan Penyebaran Hoax dan Hate Speech di Media Sosial Bailusi, Putri Juliyanti Magfira; Syauqiyah, Nabila; David, Anindita Dwi Saputri; Munawwarah, Madinatul; Anggowa, Siti Nahdah Fadhillah; Renyaan, Rahmatia; Asyla, Keisya Rafeyfa; Rahim, Andini Khaerani; Wahyudi, Salza Risky; Efendi, Firmansyah Koesyono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1384

Abstract

Media sosial mempermudah komunikasi, tetapi juga menjadi saluran utama penyebaran hoaks dan hate speech yang berdampak pada kohesi sosial, stabilitas politik, dan kesehatan psikologis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penanggulangan hoaks dan hate speech melalui literasi digital, regulasi konten, dan peran aktif masyarakat dalam memverifikasi informasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari jurnal, laporan resmi, dan penelitian terdahulu terkait fenomena ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran hoaks dan hate speech dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital, algoritma platform yang menonjolkan konten viral, serta faktor sosial dan psikologis pengguna. Strategi penanggulangan meliputi edukasi literasi digital, penggunaan situs cek fakta resmi, regulasi konten oleh pemerintah dan platform, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk berpikir kritis sebelum membagikan informasi. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Darurat Membaca di Indonesia: Implikasi Rendahnya Kemampuan Literasi terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia Thalib, Nailah Rabbania; Janna, Raodha Tul; Syal Sabila S; Sumaila, Nasywa Safitri; Cahyani, Regita; Rahma, An’nisa Adelia; Tanango, Abdul Salam Pasya; A’yun, Nafla Qurrota; Efendi, Firmansyah Koesyono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1387

Abstract

Penelitian ini berfokus pada isu "darurat membaca" di Indonesia, yang ditandai dengan rendahnya literasi membaca siswa berdasarkan hasil survei Program Penilaian Siswa Internasional (PISA) secara konsisten. Dalam laporan PISA 2022, Indonesia berada di peringkat ke-74 dari 79 negara dengan skor literasi membaca 380, jauh di bawah rata-rata. Rendahnya kemampuan ini menghadirkan tantangan besar bagi sistem pendidikan dan menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Bertujuan menganalisis permasalahan dan menawarkan solusi kebijakan untuk meningkatkan minat baca sebagai fondasi awal terwujudnya generasi yang memiliki daya saing, berpikir kritis, dan SDM yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah literatur review dan studi kasus untuk menganalisis laporan relevan dan menyoroti fenomena nyata seperti kurangnya akses bahan bacaan dan budaya membaca yang minim. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya minat baca dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor sosial dan budaya, di mana membaca belum menjadi kebiasaan sehari-hari dan sering dianggap hanya sebagai kegiatan akademis. Faktor keterbatasan akses buku dan fasilitas yang tidak memadai, yang ditunjukkan oleh minimnya perpustakaan di setiap daerah dan ketidakmerataan distribusi buku. Konsekuensi dari krisis ini meliputi menurunnya kemampuan berpikir kritis dan analitis, lemahnya kemampuan komunikasi dan penalaran ilmiah, serta kurangnya daya saing SDM dalam konteks global.