MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026

Darurat Membaca di Indonesia: Implikasi Rendahnya Kemampuan Literasi terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia

Nailah Rabbania Thalib (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
Raodha Tul Janna (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
Syal Sabila S (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
Nasywa Safitri Sumaila (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
Regita Cahyani (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
An’nisa Adelia Rahma (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
Abdul Salam Pasya Tanango (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
Nafla Qurrota A’yun (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)
Firmansyah Koesyono Efendi (Program Studi Teknik Kardiovaskuler, Universitas Megarezky Makassar)



Article Info

Publish Date
05 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini berfokus pada isu "darurat membaca" di Indonesia, yang ditandai dengan rendahnya literasi membaca siswa berdasarkan hasil survei Program Penilaian Siswa Internasional (PISA) secara konsisten. Dalam laporan PISA 2022, Indonesia berada di peringkat ke-74 dari 79 negara dengan skor literasi membaca 380, jauh di bawah rata-rata. Rendahnya kemampuan ini menghadirkan tantangan besar bagi sistem pendidikan dan menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Bertujuan menganalisis permasalahan dan menawarkan solusi kebijakan untuk meningkatkan minat baca sebagai fondasi awal terwujudnya generasi yang memiliki daya saing, berpikir kritis, dan SDM yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah literatur review dan studi kasus untuk menganalisis laporan relevan dan menyoroti fenomena nyata seperti kurangnya akses bahan bacaan dan budaya membaca yang minim. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya minat baca dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor sosial dan budaya, di mana membaca belum menjadi kebiasaan sehari-hari dan sering dianggap hanya sebagai kegiatan akademis. Faktor keterbatasan akses buku dan fasilitas yang tidak memadai, yang ditunjukkan oleh minimnya perpustakaan di setiap daerah dan ketidakmerataan distribusi buku. Konsekuensi dari krisis ini meliputi menurunnya kemampuan berpikir kritis dan analitis, lemahnya kemampuan komunikasi dan penalaran ilmiah, serta kurangnya daya saing SDM dalam konteks global.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

maras

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health

Description

MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, ...