Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Digital Literacy Competence, Learning Agility, dan Social Capital terhadap Early Career Readiness dengan Peran Mediasi Personal Brand Strength Ramdhani, Rommy Mochamad; Wijaya, Dwi Nova; Sa’diyah, Dewi Fitrotus; Mulyana, Aam Rachmat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Literacy Competence (X1), Learning Agility (X2), dan Social Capital (X3) terhadap Early Career Readiness (Y), dengan menguji peran mediasi dari Personal Brand Strength (Z). Kesiapan karier di era digital menuntut lebih dari sekadar keterampilan teknis, melainkan kemampuan adaptif dan identitas profesional yang kuat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis) melalui JAMOVI, penelitian ini melibatkan 137 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Model struktural menunjukkan kesesuaian sempurna (perfect fit), menjelaskan 40.4% varians Z dan 58.2% varians Y. Hasil utama menemukan bahwa Learning Agility (β= 0.4369, p < 0.001) adalah prediktor paling kuat dan signifikan terhadap Personal Brand Strength (Z), diikuti oleh Social Capital (β = 0.1718, p = 0.047). Digital Literacy Competence (X1) tidak signifikan, karena dianggap telah menjadi hygiene factor yang merata di kalangan digital native. Pada jalur menuju Early Career Readiness (Y), Personal Brand Strength (Z) merupakan prediktor paling dominan (β = 0.3881, p < 0.001), bersama dengan Social Capital (β = 0.3159, p < 0.001). Personal Brand Strength terbukti memediasi secara penuh pengaruh X2 dan secara parsial pengaruh X3 terhadap Y. Kesimpulan menegaskan bahwa Early Career Readiness lebih ditentukan oleh kemampuan adaptif, jejaring sosial, dan kekuatan identitas profesional. Institusi pendidikan perlu mereorientasi program pengembangan karier untuk memperkuat Z, X2, dan pembangunan jejaring X3.
Peran Keadilan Organisasi terhadap Motivasi Kerja melalui Kepuasan Kerja di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang: Peran Keadilan Organisasi terhadap Motivasi Kerja melalui Kepuasan Kerja di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang Sa’diyah, Dewi Fitrotus; Wijaya, Dwi Nova; Ramdhani, Rommy Mochamad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4354

Abstract

Keadilan organisasi merupakan salah satu faktor kunci dalam membentuk sikap, persepsi, dan perilaku kerja sumber daya manusia, khususnya pada lembaga pendidikan berbasis pesantren yang memiliki karakteristik nilai, budaya, dan sistem pengelolaan yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keadilan organisasi terhadap motivasi kerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang aktif di lingkungan pesantren. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 5%. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner tertutup yang disusun menggunakan skala Likert lima poin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta motivasi kerja. Selain itu, kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Pengujian efek mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara keadilan organisasi dan motivasi kerja. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip keadilan organisasi yang konsisten dan transparan mampu meningkatkan kepuasan kerja, yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya motivasi kerja sumber daya manusia di lingkungan pesantren. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelola pesantren dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih adil dan berkelanjutan.