Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Investasi Saham dan Judi Online Dalam Pandangan Mahasiswa Tinjauan Dari Sisi Literasi Pasar Modal Mangudju, Breis Excelsis; Mutris, Fernando; Sapu, Heryanto Luther; Roreng, Petrus Peleng; Mongan, Frischa Faradilla
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4853

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku keuangan mahasiswa, di mana akses informasi yang mudah mendorong partisipasi aktif dalam investasi pasar modal, namun di sisi lain juga memunculkan fenomena judi online yang semakin marak. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana mahasiswa memaknai investasi saham dan judi online ditinjau dari perspektif literasi pasar modal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretif melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa aktif Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar yang memiliki pengalaman berinvestasi saham dan/atau terlibat dalam judi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai investasi saham sebagai aktivitas penanaman modal yang legal dan produktif untuk memperoleh keuntungan masa depan, namun pemahaman tersebut masih bersifat dasar dan belum mencakup aspek risiko serta kompleksitas pasar modal secara menyeluruh. Sementara itu, judi online dimaknai sebagai aktivitas spekulatif yang mengandalkan keberuntungan, dikemas dalam bentuk permainan menjanjikan keuntungan instan, serta menimbulkan dampak negatif baik finansial maupun psikologis berupa kecanduan dan tekanan mental. Rendahnya literasi pasar modal menyebabkan sebagian mahasiswa menyamakan investasi saham dengan judi online, memunculkan salah persepsi dalam pengambilan keputusan keuangan. Literasi pasar modal memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman rasional, membantu mahasiswa membedakan investasi legal dari aktivitas spekulatif ilegal, serta mendorong perilaku investasi yang sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan program edukasi literasi keuangan melalui integrasi kurikulum dan kegiatan kemahasiswaan.
Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis Economic Value Added (Eva) Pada Perusahaan Plastik dan Kemasan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Linda, Abel; Lebang, Adrian; Adhesive, Adhesive; Paranoan, Natalia; Mongan, Frischa Faradilla
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024 dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added (EVA). EVA digunakan sebagai alat ukur kinerja berbasis nilai tambah ekonomi yang mempertimbangkan laba operasi bersih setelah pajak (Net Operating Profit After Tax/NOPAT) dan biaya modal yang tercermin dalam Weighted Average Cost of Capital (WACC). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar di BEI dan menerbitkan laporan keuangan lengkap selama periode pengamatan. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 12 perusahaan dengan total 36 laporan keuangan sebagai unit analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan perusahaan plastik dan kemasan selama periode 2022–2024 belum optimal dalam menciptakan nilai tambah ekonomi, yang ditunjukkan oleh nilai EVA negatif pada sebagian besar perusahaan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa laba operasi yang dihasilkan belum mampu menutupi biaya modal yang ditanggung perusahaan, sehingga belum memberikan nilai ekonomis bagi pemegang saham. Namun demikian, beberapa perusahaan seperti PT Tunas Alfin Tbk, PT Champion Pacific Indonesia Tbk, PT Impack Pratama Industry Tbk, dan PT Panca Budi Idaman Tbk secara konsisten mampu menghasilkan nilai EVA positif, yang mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola modal secara efisien dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa laba akuntansi semata tidak cukup untuk menilai kinerja keuangan perusahaan, sehingga pendekatan EVA menjadi alternatif yang lebih komprehensif dalam mengevaluasi penciptaan nilai ekonomi perusahaan.