Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perencanaan dan Implementasi Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan SMP PGRI Ciambar Mirdad, Amir; Qomariyah, Siti; Tedi, Tedi; Khusban, Hoerul; Suryana, Toha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, implementasi, dan evaluasi kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di SMP PGRI 1 Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Pendekatan kualitatif deskriptif dipilih untuk memahami secara mendalam praktik kepemimpinan dalam konteks alami sekolah, termasuk interaksi antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan komite sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi program sekolah, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kepemimpinan dilakukan secara sistematis dan strategis, memadukan aspek akademik, sosial, dan budaya sekolah, serta melibatkan seluruh warga sekolah untuk memastikan program yang dirancang relevan dan berkelanjutan. Implementasi kepemimpinan mencerminkan karakter visioner, kolaboratif, dan adaptif, dengan fokus pada supervisi akademik, pembinaan profesionalisme guru, serta pengembangan karakter dan soft skills peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler, bakti sosial, dan program literasi lingkungan. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui monitoring program, refleksi hasil belajar, rapat koordinasi, dan penyesuaian strategi berdasarkan kendala internal maupun eksternal sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang terintegrasi dan adaptif merupakan faktor kunci dalam pencapaian mutu pendidikan yang berkelanjutan dan pengembangan peserta didik yang berkarakter, kreatif, dan berprestasi. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi praktis bagi kepala sekolah dan pengelola pendidikan dalam merancang strategi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah menengah swasta.
Peran Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SD Negeri Riunggunung Mirdad, Amir; Qomariyah, Siti; Tedi, Tedi; Khusban, Hoerul; Suryana, Toha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5486

Abstract

Supervisi pendidikan memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan karena berfungsi sebagai sarana pembinaan profesional guru, perbaikan kualitas proses pembelajaran, serta penguatan manajemen sekolah secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SD Negeri Riunggunung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan supervisi pendidikan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi pendidikan yang dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan mampu meningkatkan profesionalisme guru, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Selain itu, supervisi berkontribusi dalam memperbaiki kualitas proses pembelajaran serta menciptakan iklim kerja sekolah yang kolaboratif, komunikatif, dan kondusif. Supervisi pendidikan juga berperan sebagai mekanisme penjaminan mutu internal sekolah melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut yang berorientasi pada pembinaan dan pengembangan kompetensi guru. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan supervisi, antara lain keterbatasan waktu kepala sekolah sebagai supervisor, persepsi sebagian guru yang masih memandang supervisi sebagai kegiatan penilaian semata, serta keterbatasan sarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan strategi supervisi yang bersifat partisipatif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan profesional guru agar peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
Membangun Komunikasi yang Baik dalam Hubungan Masyarakat Nasution, Imam Wahyudi; Asiah, Nur; Aprianto, Iwan; Suryana, Toha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5758

Abstract

Komunikasi merupakan elemen fundamental dalam membangun dan menjaga hubungan masyarakat (public relations) antara lembaga dan publiknya. Melalui komunikasi yang efektif, lembaga dapat menyampaikan informasi secara jelas, membangun kepercayaan, serta membentuk citra positif di tengah masyarakat. Perkembangan globalisasi dan teknologi informasi telah menyebabkan arus komunikasi menjadi semakin cepat, terbuka, dan kompleks, sehingga menuntut lembaga untuk mampu mengelola pesan secara tepat, etis, dan bertanggung jawab. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan konsep komunikasi yang baik dalam hubungan masyarakat, mengidentifikasi prinsip-prinsip dan etika komunikasi yang efektif, menganalisis faktor-faktor penghambat dalam proses komunikasi, serta mendeskripsikan strategi dalam membangun komunikasi yang harmonis dan produktif dengan masyarakat. Metode penulisan yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, baik berupa buku, jurnal ilmiah, maupun referensi pendukung lainnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa komunikasi dua arah yang dilandasi oleh kejelasan pesan, keterbukaan informasi, empati, dan kejujuran merupakan kunci utama dalam membangun hubungan masyarakat yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, tantangan komunikasi di era digital, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks) dan krisis opini publik, dapat diatasi melalui peningkatan literasi digital, transparansi informasi, serta penerapan manajemen komunikasi yang profesional. Dengan demikian, komunikasi yang efektif tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat kepercayaan publik, membangun citra positif lembaga, dan menciptakan hubungan sosial yang berkelanjutan.