Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi ESG-Based Intellectual Capital dalam Meningkatkan Efektivitas dan Keberlanjutan LSP pada Ekosistem Blue Economy Rosi, Fathur; Khakim, M. Azizul; Irfana, Maisyatus Su'adaa; Fatchurrohman, Mochamad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5798

Abstract

Peningkatan tuntutan terhadap kualitas dan keberlanjutan lembaga sertifikasi profesi (LSP) menjadi isu strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia pada ekosistem Blue Economy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG-Based Intellectual Capital terhadap efektivitas dan keberlanjutan LSP, serta menguji peran mediasi efektivitas LSP dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengelola dan pemangku kepentingan LSP, kemudian dianalisis melalui evaluasi inner model dan pengujian hipotesis menggunakan teknik bootstrapping sebanyak 5.000 subsampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG-Based Intellectual Capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas LSP dengan nilai R² sebesar 0,612. Selain itu, ESG-Based Intellectual Capital dan efektivitas LSP secara simultan mampu menjelaskan keberlanjutan LSP dengan nilai R² sebesar 0,685. Nilai Q² sebesar 0,497 dan GoF sebesar 0,64 mengindikasikan bahwa model memiliki daya prediksi yang kuat. Pengujian jalur menunjukkan bahwa efektivitas LSP berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara ESG-Based Intellectual Capital dan keberlanjutan LSP. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan modal intelektual berbasis ESG, yang mencakup human capital, structural capital, dan relational capital, akan memberikan dampak optimal terhadap keberlanjutan lembaga apabila diiringi dengan tingkat efektivitas organisasi yang tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan Resource-Based View dan Knowledge-Based Theory, serta implikasi praktis bagi penguatan tata kelola LSP dalam mendukung pembangunan berkelanjutan pada sektor Blue Economy.
Peran Green Leadership dalam Memediasi Pengaruh Green Human Resource Management dan Green Training terhadap Kinerja Karyawan Berkelanjutan Alfiyatussholichah, Alfiyatussholichah; Fatchurrohman, Mochamad; Irfana, Maisyatus Su'adaa; Rosi, Fathur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Green Leadership dalam memediasi pengaruh Green Human Resource Management (Green HRM) dan Green Training terhadap Kinerja Karyawan Berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 180 karyawan pada sektor jasa, pendidikan, dan industri di wilayah Surabaya yang telah menerapkan kebijakan ramah lingkungan. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green HRM dan Green Training berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan berkelanjutan. Selain itu, Green HRM dan Green Training juga terbukti berpengaruh positif terhadap Green Leadership. Temuan utama penelitian ini mengungkapkan bahwa Green Leadership berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan berkelanjutan serta berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh Green HRM dan Green Training terhadap kinerja karyawan berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan SDM hijau dan pelatihan lingkungan akan lebih efektif dalam meningkatkan kinerja berkelanjutan apabila didukung oleh kepemimpinan yang memiliki visi dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur manajemen sumber daya manusia berwawasan lingkungan, khususnya terkait peran strategis kepemimpinan hijau. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang strategi SDM, program pelatihan, serta pengembangan kepemimpinan yang terintegrasi untuk mendukung pencapaian kinerja karyawan dan keberlanjutan organisasi jangka panjang.
Asimetri Informasi dan Greenwashing dalam Era Pemasaran Digital: Peran Strategi Digital Marketing terhadap Persepsi Keberlanjutan Konsumen Fatchurrohman, Mochamad; Irfana, Maisyatus Su'adaa; Puspitasari, Fanny Dwi; Sari, Fajar Tinovita
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5714

Abstract

The rapid expansion of digital marketing has transformed how firms communicate sustainability values, yet it has also intensified information asymmetry between companies and consumers. Such asymmetry creates opportunities for greenwashing, where environmental claims are not fully supported by actual performance. This study examines the effect of information asymmetry on greenwashing and analyzes how digital marketing strategies influence greenwashing and consumer sustainability perceptions. Using an explanatory quantitative design and Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), the model tests the causal relationships among information asymmetry, digital marketing strategies, greenwashing, and consumer sustainability perceptions. The findings indicate that information asymmetry has a positive and significant effect on greenwashing, while digital marketing strategies exert a significant negative effect on greenwashing and a positive effect on consumer sustainability perceptions. Importantly, the results demonstrate that transparent and evidence-based digital marketing strategies have a stronger role in reducing information asymmetry and mitigating greenwashing practices than promotional approaches that merely amplify sustainability claims. Thus, effective digital marketing when grounded in transparency and interactive engagement contributes more substantially to minimizing information asymmetry and fostering authentic sustainability perceptions among consumers.