Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rencana Pengembangan Ruang Terbuka Publik Inklusif pada Lanjutan Teras Samarinda Tepian Sungai Mahakam sebagai Strategi Revitalisasi Kota Samarinda Rafiatul, Resky; Widodo, Sri Prasetya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5967

Abstract

Kota Samarinda dan Sungai Mahakam selain merupakan representasi identitas kota Samarinda juga memiliki peran penting strategis dalam pembentukan struktur ruang dan identitas Kota Samarinda dalam tahap lanjutan pembangunan Teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda. Pada kawasan tepian sungai Mahakam berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka publik yang mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan interaksi masyarakat. Namun, kondisi eksisting pada kawasan menunjukkan keterbatasan kualitas ruang, kemacetan, rendahnya aksesibilitas bagi kelompok rentan, minimnya ruang hijau, serta belum terintegrasinya fungsi sosial, lingkungan, dan ekonomi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep pengembangan ruang terbuka publik di tepian Sungai Mahakam sebagai strategi revitalisasi tahap lanjut Teras Samarinda Kota. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi lapangan, studi literatur, analisis kondisi eksisting, dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan pada kawasan penelitian. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan tepian Sungai Mahakam memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam penerapan prinsip desain inklusif pada tahap lanjut Teras Samarinda dalam revitalisasi Kota Samarinda. Dalam perencanaan pengembangan tahap lanjut Teras Samarinda ini terdapat penataan zonasi yang jelas, peningkatan kualitas jalur pedestrian yang ramah difabel, serta penguatan ruang hijau dan aktivitas masyarakat dapat meningkatkan kualitas kawasan sekaligus memperkuat citra Kota Samarinda sebagai kota berbasis sungai yang berkelanjutan melalui perencanaan tahap lanjut teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda.
ANALISIS JALUR EVAKUASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA GEDUNG UNIVERSITAS MPU TANTULAR LANTAI 1–8 DAN DARI LANTAI 8–1 Manurung, Edison Hatoguan; Sitorus, Berlin P; Wardani, Retno Indriyati Kusuma; Wardiningsih, Sitti; Sukma, Franka Hendra; Purba, Betman Dasuha; Bani, Yoel Gracio; Purnama, Hari; Efruan, Jerry Eduard; Andi, M.; Irawan, Rahayu Clara; Rivai, Muhammad; Harianja, Sovian; Hidayah, Muhammad; Rafiatul, Resky; Daffa, Muhammad; Ginanjar, Pramudyo
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i1.2285

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) is an essential aspect in the management of multi-storey buildings, particularly in emergency situations such as fires, earthquakes, or other hazardous events. One of the key elements in implementing OSH is the availability of safe, clear, and accessible evacuation routes for all building occupants. This Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) aims to analyze the Occupational Safety and Health (OSH) evacuation routes in the Universitas Mpu Tantular building, which consists of eight floors, focusing on evacuation routes from the 1st to the 8th floor and from the 8th floor to the 1st floor. The method used in this activity was an observational and descriptive approach through direct field observations of evacuation routes, including emergency staircases, evacuation corridors, exit access, and evacuation signage. The results show that the Universitas Mpu Tantular building is equipped with evacuation routes that can be used during emergency conditions. However, several aspects still require improvement, such as the visibility and consistency of evacuation signage on each floor, potential obstacles along evacuation corridors, and the optimization of emergency lighting. This KKN activity contributes to increasing awareness and preparedness regarding Occupational Safety and Health (OSH) implementation through the evaluation of evacuation routes to enhance the safety of building occupants