Indri Ristiani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBIMBING (IBL) BERBASIS MEDIA ANGKLUNG UNTUK PENINGKATAN LITERASI CALISTUNG ANAK USIA DINI Indri Ristiani; Marijah; Imamah
Jurnal Warna Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Warna Volume 9 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i2.1756

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran fundamental karena merupakan masa keemasan (golden age). Rendahnya kualitas literasi nasional menuntut model inovatif yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan memperkuat fondasi Literasi Baca Tulis Hitung (Calistung). Meskipun Model Pembelajaran Inkuiri (IBL) terbukti efektif secara umum, kajian kualitatif mengenai integrasi spesifik IBL dan Calistung masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam implementasi IBL Terbimbing dan efektivitasnya dalam mengintegrasikan Calistung secara fungsional pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif (penelitian lapangan), yang melibatkan 1 guru dan 15 peserta didik pada TKIT Mafaaza Daya Utama Kota Bekasi. Data dikumpulkan melalui triangulasi: observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, berfokus pada pemetaan sintaks IBL dan fungsionalitas Calistung di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa IBL terbimbing efektif meningkatkan pemahaman Calistung Fungsional. Secara konkret, aktivitas eksplorasi media angklung dalam sintaks IBL (terutama pada tahap 'Eksplorasi' dan 'Interpretasi') terbukti meningkatkan kemampuan berhitung (pengenalan pola ritme) dan menulis (pencatatan hasil eksplorasi) anak. Integrasi Calistung terjadi secara sistemik pada setiap sintaks IBL, di mana keterampilan tersebut digunakan untuk memecahkan masalah investigasi yang berpusat pada eksplorasi angklung
ANALISIS KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN ASYIK DAN ATIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF PADA ANAK USIA DINI Anisya Fitriasari; Indri Ristiani; Mega Endang Sari; Faridatul Ula; Sri Watini
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.2175

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Model Pembelajaran ASYIK (Aman, Senang, Yakin, Inovatif, Kreatif) dan Model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) dalam meningkatkan partisipasi aktif anak usia dini melalui pendekatan kualitatif studi literatur. Temuan kajian menunjukkan bahwa Model ASYIK berperan strategis dalam menstimulasi dimensi afektif melalui penciptaan ekosistem belajar yang kondusif, di mana penggunaan instrumen reward dan yel-yel secara efektif memitigasi kecemasan instruksional serta meningkatkan kepercayaan diri anak. Sementara itu, Model ATIK menyediakan kerangka kerja metodologis sistematis yang mengakomodasi kebutuhan eksplorasi sensorik dan motorik anak melalui tahapan belajar berbasis pengalaman (experiential learning). Sinergi antara aspek emosional pada model ASYIK dan struktur kognitif pada model ATIK menghasilkan paradigma pembelajaran holistik yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan kinestetik dan literasi numerasi, tetapi juga memperkuat kesiapan mental (school readiness) anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Secara teoretis, integrasi kedua model inovatif ini menegaskan pentingnya reposisi peran pendidik sebagai desainer pengalaman yang mampu menyelaraskan stimulasi pedagogis dengan karakteristik perkembangan alamiah anak pada masa golden age.