Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN KONSEP 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK UNTUK MENGURANGI VOLUME SAMPAH: STUDI PENGABDIAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TIBAN LAMA, KOTA BATAM Fazarina Nurfatihah; Lestari, Linayati; Farid Setyobudi, Yustinus; Harun, Askarmin; Rahmah, Siti
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-pis.v5i1.1270

Abstract

Permasalahan sampah di Kota Batam semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan industrialisasi. Jika tidak dikelola dengan baik, peningkatan timbulan sampah dapat memicu pencemaran, gangguan kesehatan, serta penurunan kualitas lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan partisipasi warga Kelurahan Tiban Lama dalam mengelola sampah organik berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa program 3R berpengaruh signifikan terhadap pengurangan volume sampah organik dengan koefisien regresi sebesar 0,532 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,1). Nilai Adjusted R² sebesar 0,288 menandakan bahwa 28,8% variasi penurunan sampah organik dipengaruhi program 3R, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor eksternal lain. Indikator tertinggi terdapat pada aspek pengurangan sampah organik (mean = 4,54), yang menegaskan efektivitas program sejak dari sumber. Hasil kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait untuk memperkuat keberlanjutan program. Strategi yang dapat ditempuh meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan literasi lingkungan, dan pemberian insentif partisipasi warga, sehingga tercipta sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, partisipatif, dan berkelanjutan di Kota Batam.