Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Laboratorium Lingkungan Pemerintah dalam Pemenuhan Persyaratan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Wiwi Alwiyah; Basuki, Johanes; Harry Nenobais; Roy Tumpal Pakpahan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan terutama faktor-faktor yang mempengaruhi impkementasi kebijakan dan upaya yang dilakukan untuk perbaikan implementasi Kebijakan laboratorium lingkungan sesuai Permen LHK Nomor 23 Tahun 2020 yang mengatur tentang pemenuhan persyaratan tambahan laboratorium lingkungan. Dalam  penerapan  kebijakan  tersebut  masih  ditemui  beberapa  permasalahan  menyangkut pemenuhan persyaratan laboratorium lingkungan teregistrasi yang mana hal ini dirasa menjadi ganjalan terutama bagi laboratorium milik pemerintah daerah (Pemda) karena mereka dituntut untuk melakukan pemantauan lingkungan dalam rangka pengendalian pencemaran sementara sesuai peraturan lembaga yang berwenang untuk melakukan pemantauan lingkungan adalah laboatorium lingkungan teregistrasi. Dari pengamatan lapangan diperoleh informasi bahwa ada beberapa kondisi yang mempengaruhi penerapan kebijakannya yaitu faktor internal diantaranya pengambil kebijakan, kualitas SDM dan ketersediaan sarana prasarana sedangkan faktor eksternalnya adalah kurangnya dukungan pemerintah pusat dalam memberikan pembinaan seperti pelatihan dan sosialisasi serta belum adanya pengawasan secara berkala terkait dengan penerapan kebijakan.. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teori Merille S. Grindle dan metode kualitatif. Studi kasus di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan masih kurang optimal, terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi penerapan kebijakan sehingga perlu dikembangkan mekanisme pembinaan dan pengawasan yang efektif. .