Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Kepuasan Pasien Instalasi Gawat Darurat terhadap Kualitas Pelayanan Perawat Pamesangi, Andi Saswin; Arifuddin, Andi Tenri Sanna; Tirta Swarga; Edward Pandu Wiryansyah; Rezky Putri Indarwati
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i4.569

Abstract

Kepuasan pasien dapat didefinisikan sebagai reaksi pasien terhadap berbagai aspek pengalaman pelayanan yang diterima. Penilaian kepuasan pasien memberikan informasi berharga mengenai kualitas perawatan dan mutu pelayanan rumah sakit sehari-hari. Untuk merumuskan kebijakan pelayanan yang efektif, khususnya dalam memberikan layanan berpusat pada pasien, diperlukan analisis terhadap dimensi kualitas pelayanan. Lima dimensi utama yang memengaruhi kualitas layanan di sektor jasa adalah reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), empathy (empati), dan tangible (bukti fisik), yang secara keseluruhan berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD) terhadap mutu pelayanan keperawatan di RS Ibnu Sina Makassar dengan menggunakan metode cross sectional dan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 51–60 tahun (28,28%), dengan jumlah pasien laki-laki lebih banyak dibanding perempuan. Sebagian besar responden berpendidikan terakhir SMA (49,49%) dan bekerja pada kategori pekerjaan lainnya (27,27%). Hasil penilaian kepuasan pasien menunjukkan tingkat sangat puas pada dimensi responsiveness (61,66%), assurance (52,52%), tangibles (41,41%), empathy (56,56%), dan reliability (54,54%). Pasien dengan tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pengetahuan serta sikap lebih baik dalam menilai mutu pelayanan dan memiliki ekspektasi yang lebih tinggi terhadap kualitas layanan. Kelima dimensi tersebut terbukti berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pasien di IGD RS Ibnu Sina Makassar.
Characteristics Of Patients With Deep Vein Thrombosis At Ibnu Sina Hospital Makassar During The Period 2023-2024 Alya Anggriani; Reeny Purnamasari Juhamran; Tirta Swarga; Berry Erida Hasbi; Darariani Iskandar
Saintika Medika : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga Vol. 21 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.Vol21.SMUMM2.42221

Abstract

Introduction: Deep vein thrombosis (DVT) s the formation of blood clots in deep veins, commonly in the lower extremities. According to Virchow’s triad, blood flow stasis, hypercoagulability, and vascular damage contribute to its occurrence. This study aims to determine the characteristics of DVT patients at Ibnu Sina Hospital in Makassar during the period 2023–2024. Methods: A descriptive design with a mixed method (medical records and interviews) conducted at Ibnu Sina Hospital, Makassar, during the period 2023–2024. Used was total sampling of patients diagnosed with DVT. Data were processed using Microsoft Excel to produce frequency distributions and percentages. The Results: Most patients were aged 61–70 years (41%) and male (65%). The most common risk factors were prolonged bed rest (72%) due to stroke, femur fracture, heart failure, type 2 diabetes mellitus, acute renal failure, and osteoarthritis, followed by malignancy (24%) including breast, cervical, liver, and colorectal cancer. No patients with a history of DVT were found. The most common clinical symptom was leg swelling (47%). Conclusion: DVT at Ibnu Sina Hospital in Makassar was more common in the elderly, males, with prolonged bed rest as the main risk factor and malignancy as the second factor. Therefore, early mobilization, monitoring of risk factors, and more complete medical record keeping are necessary for the prevention of DVT.