p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Fakumi Medical Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literature Review: Pengaruh Zinc terhadap Pasien Tuberkulosis Paru pada Anak Pratiwi, Nurul Indah; Edward Pandu Wiryansyah; Nur Ayu Lestari
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i2.551

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, terdiri dari M. canetti, M Bovis dan M. affricanum, (organisme lain tidak berdampak pada manusia). Penyakit TB adalah permasalahan dibidang kesehatan, salah satu penyebab kematian di dunia. Tahun 2019 WHO memaparkan jumlah kasus TB sebanyak 843 ribu orang di indonesia. Jenis penelitian dengan Literature Review serta desain Narrative Review. Jumlah artikel yang direview adalah 8 penelitian. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dengan referensi dari tahun 2020-2025, studi dari beberapa literatur yang diperoleh menggunakan elektronik based terakreditasi/terindeks Scopus dan Sinta seperti Electronik based mencakup Elsevier/Clinical Key, Gale, PubMed, ScienceDirect, DOAJ, Google Scholar, Research Gate dan Free Full, Textbook, Laporan Kasus, Thesis, Disertasi, dan Proceeding Book. Terdapat adanya pengaruh zinc terhadap pasien TB paru pada anak. Berdasarkan hasil pencarian dan tinjauan literatur, kami dapat menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh zinc terhadap pasien TB paru pada anak, kekurangan zinc akan berdampak pada menurunnya imunitas tubuh & ketidakseimbangan sintesis retinol binding protein yang menghambat dalam menangani kasus TB. Pemberian zinc & vitamin A memberikan respon imunitas pasien TB.
Karakteristik Pasien Tuberkulosis Paru dan Status Gizi Sebelum dan Sesudah OAT di Puskesmas Sudiang Nabila; Zulfitriani Murfat; Dwi Anggita; Aryanti R. Bamahry; Edward Pandu Wiryansyah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i3.571

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan menyerang paru-paru. Penularannya terjadi lewat udara saat penderita batuk atau bersin. Lansia, penderita HIV/AIDS, dan orang dengan gizi buruk lebih rentan terinfeksi. Indonesia termasuk negara dengan kasus TB tertinggi di dunia. TB bisa disembuhkan dengan pengobatan teratur 6–9 bulan dan dukungan gizi yang baik, yang membantu mempercepat pemulihan. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik pasien TB paru dan status gizi sebelum dan sesudah pengobatan obat anti tuberkulosis (OAT) di puskesmas Sudiang. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif yang bertujuan menggambarkan frekuensi kejadian tuberkulosis paru berdasarkan data rekam medik pasien di Puskesmas Sudiang Raya Makassar pada Januari–Juni 2024. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar pasien TB di Puskesmas Sudiang (Januari–Juni 2024) dengan jumlah sampel (37 pasien) berjenis kelamin laki-laki yang berada dalam rentang usia produktif (17–45 tahun). Sebelum pengobatan, 37,84% memiliki status gizi buruk, yang menurun menjadi 29,73% setelah pengobatan. Sebagian besar pasien (86,5%) mengalami perbaikan status gizi setelah menyelesaikan terapi OAT, yang menunjukkan dampak positif pengobatan terhadap pemulihan gizi. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar pasien TB di Puskesmas Sudiang berjenis kelamin laki-laki dan berada dalam kelompok usia produktif, dengan perbaikan status gizi yang signifikan setelah menyelesaikan pengobatan anti-tuberkulosis, yang menunjukkan efektivitas terapi dalam mendukung pemulihan
Tingkat Kepuasan Pasien Instalasi Gawat Darurat terhadap Kualitas Pelayanan Perawat Pamesangi, Andi Saswin; Arifuddin, Andi Tenri Sanna; Tirta Swarga; Edward Pandu Wiryansyah; Rezky Putri Indarwati
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i4.569

Abstract

Kepuasan pasien dapat didefinisikan sebagai reaksi pasien terhadap berbagai aspek pengalaman pelayanan yang diterima. Penilaian kepuasan pasien memberikan informasi berharga mengenai kualitas perawatan dan mutu pelayanan rumah sakit sehari-hari. Untuk merumuskan kebijakan pelayanan yang efektif, khususnya dalam memberikan layanan berpusat pada pasien, diperlukan analisis terhadap dimensi kualitas pelayanan. Lima dimensi utama yang memengaruhi kualitas layanan di sektor jasa adalah reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), empathy (empati), dan tangible (bukti fisik), yang secara keseluruhan berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD) terhadap mutu pelayanan keperawatan di RS Ibnu Sina Makassar dengan menggunakan metode cross sectional dan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 51–60 tahun (28,28%), dengan jumlah pasien laki-laki lebih banyak dibanding perempuan. Sebagian besar responden berpendidikan terakhir SMA (49,49%) dan bekerja pada kategori pekerjaan lainnya (27,27%). Hasil penilaian kepuasan pasien menunjukkan tingkat sangat puas pada dimensi responsiveness (61,66%), assurance (52,52%), tangibles (41,41%), empathy (56,56%), dan reliability (54,54%). Pasien dengan tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pengetahuan serta sikap lebih baik dalam menilai mutu pelayanan dan memiliki ekspektasi yang lebih tinggi terhadap kualitas layanan. Kelima dimensi tersebut terbukti berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pasien di IGD RS Ibnu Sina Makassar.