Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The EFEKTIVITAS “SEREAL 4-FIT” TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025: EFEKTIVITAS “SEREAL 4-FIT” TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025 Fitri Hanriyani; Herry Garna; Siti Sugih; Herri S Sastramihardja; Yanti Herawati
Jurnal Medika Cendikia Vol 12 No 02 (2025): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : Karsa Husada Health Institute Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jmc.v12i02.341

Abstract

Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita gizi kurang dilakukan sebagai upaya meningkatkan status gizi. Pemberian makanan tambahan ini berbentuk biskuit yang diperkaya zat gizi mikro dan makro. Namun, efektivitasnya terkendala bentuk, rasa dan jumlah yang terlalu banyak sehingga kurang disukai oleh balita menyebabkan konsumsi tidak optimal. Berdasarkan inovasi terbaru, “sereal 4-Fit” dirancang sebagai alternatif PMT berbahan susu kambing, madu, telur, dan edamame untuk meningkatkan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas “sereal 4-Fit” untuk meningkatkan berat badan balita stunting dibanding dengan pemebrian PMT standar. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan two group pretest-posttest design dengan jmlah sampel sebanyak 42 balita stunting. Penelitian dilaksanakan di posyandu Puskesmas Guntur Kabupaten Garut pada bulan Juli 2025. Pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisis univariat berat badan sebelum dan sesudah mendapatkan “Sereal 4-Fit” dan PMT standar di puskesmas menggunakan statistik deskriptif. Analisis bivariat dilakukan terhadap dua variabel, yaitu variabel independen dan variabel dependen. Tujuannya penelitian ini untuk menganalisis efektivitas “sereal 4-Fit”. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Independent samples test didapatkan ? value = 0,032 dan 0,008, dengan nilai ? =0,05 (? < ?), maka perbedaan rata-rata berat badan antara kedua kelompok sebelum dan sesudah intervensi adalah signifikan secara statistic. Berarti pemberian minuman “sereal 4-Fit” dan pemberian makanan tambahan (PMT) standar di Posyandu Puskesmas Guntur Kabupaten Garut berpengaruh dalam meningkatkan berat badan balita stunting. Perhitungan uji N-Gain untuk mengetahui efektifitas pada kelompok eksperimen berada pada nilai 0,644 dengan kategori sedang, sedangkan pada kelompok kontrol berada pada nilai 0,22 dengan kategori rendah (0,3 ? N-Gain <0,7). Hal itu berarti bahwa pemberian “Sereal 4-Fit” lebih efektif dalam meningkatkan berat badan balita stunting dibanding dengan PMT standar di posyandu puskesmas Guntur Kabupaten Garut tahun 2025.
Efektivitas Media Permainan Edukatif Insight Full Play terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Anak Usia Dini tentang Pencegahan Kekerasan Seksual Deserha, Ranny; Anwar, Anita Deborah; Siti Sugih; Leri Septiani
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6938

Abstract

Peran media pembelajaran dalam PAUD sangatlah  penting.  Dengan  media  yang  tepat,  konsep  dasar  belajar sambil bermain dapat terwujud. Media permainan edukatif Insight Full Play yang merupakan suatu upaya dalam menangani masalah kekerasan seksual pada usia dini melalui pengetahuan dan sikap anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media permainan edukatif Insight Full Play dibandingkan video Youtube terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak usia dini tentang pencegahan kekerasan seksual di PAUD Al-Masturoh Palembang pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan quasi experimental two group design prestest posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan baik pada kelompok video edukasi maupun kelompok Insight Full Play. Kelompok media video Youtube memperoleh nilai N-Gain sebesar 44,5 yang termasuk dalam kategori sedang, sedangkan kelompok media Insight Full Play memperoleh nilai N-Gain sebesar 76,5 yang juga termasuk dalam kategori sedang, namun berada pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan kelompok media video Youtube. Hasil ini menunjukkan bahwa media Insight Full Play yang diberikan lebih efektif dalam meningkatkan dibandingkan kelompok media video Youtube. Simpulan media permainan Insight Full Play lebih efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap anak usia dini tentang pencegahan kekerasan seksual