Devi, Nur Amelia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ISLAMIC EDUCATIONAL VALUES IN THE KATOBA TRADITION: AN ISLAMIC INITIATION RITE FOR CHILDREN IN THE MUNA COMMUNITY Devi, Nur Amelia; Darnawati; Isna
Penamas Vol 38 No 2 (2025): Volume 38, Issue 2, July-December 2025
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v38i2.927

Abstract

The Katoba tradition is an Islamic initiation rite that functions as a medium for value education within the Muna community. This study aims to analyze the ritual structure, symbolic meanings, and Islamic educational values transmitted through the Katoba tradition, while also examining challenges to its sustainability amid social change. The research employs a qualitative ethnographic approach, with data collected through participant observation, semi-structured interviews, and ritual documentation. Data analysis follows Miles and Huberman’s interactive model, supported by Van Gennep’s rites of passage theory, Turner’s concept of liminality, and Geertz’s symbolic anthropology. The findings show that Katoba conveys core Islamic values, including tawhid, the shahada, honesty, responsibility, birrul walidain, and moral discipline, which are instilled through symbolic practices and community-based learning. This tradition plays an important role in shaping children’s religious identity and strengthening social cohesion. However, modernization and the influence of digital media pose challenges to the continuity of Katoba, highlighting the need for adaptive efforts to preserve its fundamental values
INTEGRASI KETERAMPILAN BERPIKIR SEJARAH DALAM KURIKULUM MERDEKA: ANALISIS KONSEPTUAL DAN IMPLEMENTASI DI SEKOLAH DASAR Syah, Mhd Asrian; Kumalasari, Dyah; Devi, Nur Amelia; Lestari, Nurul Ismi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2026.v16.i1.p31-41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi keterampilan berpikir sejarah dalam Kurikulum Merdeka serta implementasinya pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap dokumen Capaian Pembelajaran (CP) IPAS Fase B dan C serta wawancara mendalam dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur berpikir sejarah telah tercermin secara konseptual dalam CP melalui elemen kemampuan memahami perubahan dan keberlanjutan, kronologi peristiwa, serta nilai-nilai sosial dari pengalaman masa lalu. Namun, implementasinya di tingkat kelas masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara sistematis dalam seluruh komponen pembelajaran. Modul ajar, buku teks, dan LKPD cenderung menekankan hafalan fakta dibandingkan penalaran historis, sementara strategi berbasis proyek lokal dan wawancara keluarga menunjukkan potensi besar dalam menumbuhkan kesadaran temporal dan empati historis. Hambatan utama terletak pada keterbatasan pemahaman guru, kesiapan pedagogis, dan minimnya media pembelajaran kontekstual. Meskipun demikian, Kurikulum Merdeka menyediakan peluang strategis melalui fleksibilitas kurikulum, ruang Projek Profil Pelajar Pancasila, serta kekayaan sejarah lokal untuk menguatkan keterampilan berpikir sejarah sejak dini.