Darnawati
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Character Education in Junior High Schools: Teachers' Perceptions and Implementation Challenges Syahbudin; Darnawati; Irawaty; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Mustar, Sri Yuliani
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 7 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v7i2.80687

Abstract

Character education in Junior High Schools (SMP) is an essential element in shaping students' strong personalities and noble character. However, in its implementation, there are various challenges faced by teachers, particularly related to understanding, skills, and support for the program. This study aims to analyze how SMP teachers perceive the implementation of character education in their schools and the challenges that arise in its development. The research method used is descriptive qualitative, with 30 SMP teachers as the subjects of the study. Data collection techniques included questionnaires, interviews, and documentation. The collected data were analyzed descriptively and presented in the form of tables and frequency distributions. The results of the study show that the majority of teachers, 93.31%, have a positive perspective on the implementation of character education in SMP. However, although the implementation is already good, there is still room for improvement in achieving more optimal outcomes. Therefore, it can be concluded that character education has been well implemented, but further socialization and training for teachers regarding mastery of technology and information are necessary to optimally support the character education program.
Penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru-Guru Sekolah Dasar Darnawati; Halim, Muliha; Ahiri, Jafar; Wirayanti, Asna
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi November 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i1.224

Abstract

Guru-guru sekolah dasar kesulitan untuk naik dari golongan IVa ke golongan IVb, disebabkan guru mengalami hambatan dalam melaksanakan aturan kenaikan golongan, diantaranya menulis karya ilmiah dan laporan hasil penelitian. Serta bagaimana meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru-guru Sekolah Dasar dalam menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang sesuai dengan standar akademik dan kebutuhan pembelajaran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan berhasil dengan baik, yakni jumlah kehadiran peserta dari yang direncanakan 20 yang hadir 26 orang atau 130%; Jumlah peserta yang menyerahkan judul penelitian sesuai permasalahan dalam pembelajaran di kelasnya dan Daftar Isi Proposal PTK sebanyak 21 orang atau 80,77%; dan Jumlah peserta yang menyerahkan draf proposal PTK 22 atau 84,62%. Dengan adanya kesiapan materi yang akan disampaikan, termasuk kejelasan tujuan pembelajaran dan relevansi konten dengan kebutuhan peserta. Model pelatihan menerapkan metode ceramah-tanyajawab dan simulasi sehingga mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta pelatihan. Dengan demikian, peserta dapat meningkatkan kualitas laporan mereka, sehingga lebih mudah diterima oleh pihak yang berwenang dalam penilaian kenaikan pangkat.
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Melalui Penulisan Artikel Untuk Jurnal Ilmiah Dan Teknik Sitasi Darnawati; Amaluddin, La Ode; Ili, La; Suwasni; Prameswari, Asih; Asma, Ana Ummi
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.422

Abstract

Pengembangan keprofesian guru masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan akses terhadap pelatihan yang berkualitas dan kurangnya pemahaman mengenai teknik penulisan artikel yang baik serta penggunaan sitasi yang benar. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan pelatihan yang komprehensif bagi guru-guru di daerah ini guna meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis artikel untuk jurnal ilmiah serta menguasai teknik sitasi yang diperlukan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membekali guru dengan keterampilan yang diperlukan dalam penulisan artikel ilmiah dan teknik sitasi, sehingga mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam publikasi ilmiah dan meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini mencakup penyampaian materi teoritis, pendampingan praktis, dan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa yaitu pemahaman peserta terhadap penulisan artikel untuk jurnal ilmiah terbilang sudah cukup baik, peserta juga sudah memiliki gambaran terkait bagaimana cara terbaru membuat artikel dan teknik sitasi untuk jurnal ilmiah baik secara konsep mapupun praktek. Melalui kegiatan ini guru dapat mengetahui cara terbaru penulisan artikel untuk jurnal ilmiah yang akan membantu guru dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan.
ISLAMIC EDUCATIONAL VALUES IN THE KATOBA TRADITION: AN ISLAMIC INITIATION RITE FOR CHILDREN IN THE MUNA COMMUNITY Devi, Nur Amelia; Darnawati; Isna
Penamas Vol 38 No 2 (2025): Volume 38, Issue 2, July-December 2025
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v38i2.927

Abstract

The Katoba tradition is an Islamic initiation rite that functions as a medium for value education within the Muna community. This study aims to analyze the ritual structure, symbolic meanings, and Islamic educational values transmitted through the Katoba tradition, while also examining challenges to its sustainability amid social change. The research employs a qualitative ethnographic approach, with data collected through participant observation, semi-structured interviews, and ritual documentation. Data analysis follows Miles and Huberman’s interactive model, supported by Van Gennep’s rites of passage theory, Turner’s concept of liminality, and Geertz’s symbolic anthropology. The findings show that Katoba conveys core Islamic values, including tawhid, the shahada, honesty, responsibility, birrul walidain, and moral discipline, which are instilled through symbolic practices and community-based learning. This tradition plays an important role in shaping children’s religious identity and strengthening social cohesion. However, modernization and the influence of digital media pose challenges to the continuity of Katoba, highlighting the need for adaptive efforts to preserve its fundamental values