Permasalahan sampah plastik di Indonesia terus meningkat dan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas lingkungan, termasuk di wilayah Kota Tasikmalaya. Kecamatan Mangkubumi menjadi salah satu penyumbang timbulan sampah yang cukup tinggi, sehingga pengelolaan sampah yang tidak optimal kerap menimbulkan penumpukan di kawasan permukiman. Kelurahan Cigantang menghadapi kondisi serupa, ditandai dengan keterbatasan sarana pengangkutan sampah serta kebiasaan pembuangan sampah ke selokan dan pembakaran terbuka yang memicu pencemaran dan potensi banjir. Melihat permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan warga melalui pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block sebagai alternatif solusi pengurangan sampah. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan mengenai dampak sampah plastik dan pentingnya pengelolaan berbasis masyarakat, serta pelatihan praktik pembuatan paving block yang meliputi persiapan bahan, proses pelelehan plastik, pencampuran pasir, pencetakan, hingga pendinginan produk. Program ini meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga RW 02 dalam mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi sederhana ini mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sekaligus berkontribusi dalam upaya pengurangan sampah plastik di Kelurahan Cigantang.