Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGUATAN EKONOMI KREATIF IKN MELALUI PELATIHAN DIGITALISASI DAN INOVASI PRODUK BATIK Putri, Hesti Rosita Dwi; Syaputra, Eko Agung; Purba, Arini Anestesia; Khairunnisa, Shopy Farras; Rizqi, Muhammad; Lukito, Kanaya Anada; Senduk, Arishty Cicilia Calista
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.35952

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian Komunitas Batik Tiga Zaman, yang terdiri dari 14 pengrajin batik di Balikpapan dan Penajam Paser Utara, dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan inovasi produk. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan kemampuan digitalisasi desain, kurangnya inovasi produk sesuai tren pasar, serta rendahnya literasi digital dan kewirausahaan kreatif di kalangan anggota yang sebagian besar ibu rumah tangga. Melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), program ini memanfaatkan potensi lokal seperti keterampilan membatik dan jejaring sosial untuk pengembangan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana sekitar 75% peserta naik dari pemahaman rendah menjadi tinggi dalam penggunaan Generative AI untuk desain batik, 20% stabil pada tingkat baik, dan hanya 5% masih rendah. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi digital dan inovasi desain batik berbasis teknologi.Kata kunci: Batik; Generative AI; digitalisasi; inovasi produk; ABCD. ABSTRACTThis Community Service Program (PkM) aims to improve the capacity and independence of the Tiga Zaman Batik Community, which consists of 14 batik artisans in Balikpapan and Penajam Paser Utara, in facing the challenges of digitization and product innovation. The main issues faced by partners include limited digital design capabilities, a lack of product innovation in line with market trends, and low digital literacy and creative entrepreneurship among members, most of whom are housewives. Through an Asset-Based Community Development (ABCD) approach, this program utilizes local potential such as batik skills and social networks for sustainable development. Activity results show significant improvement, with approximately 75% of participants advancing from low to high proficiency in using Generative AI for batik design, 20% remaining at a good level, and only 5% still at a low level. The program has proven effective in strengthening digital literacy and technology-based batik design innovation.Keywords: Batik; Generative AI; digitization; product innovation; ABCD.