Pendeteksian getaran sangat penting untuk memantau integritas struktur, kesehatan mesin, dan sistem peringatan dini gempa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan hasil perkebunan wortel yang melimpah di Desa Situnggaling, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo melalui pelatihan pembuatan keripik wortel sebagai upaya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal. Selama ini, hasil panen wortel di desa tersebut sebagian besar dijual dalam bentuk mentah, sehingga nilai ekonominya relatif rendah dan sangat bergantung pada fluktuasi harga pasar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20–27 Juli 2024, dengan pelatihan inti dilakukan pada 24 Juli 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang terintegrasi dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat Desa Situnggaling untuk mengetahui pandangan mereka terhadap melimpahnya hasil perkebunan wortel serta pola pemanfaatannya. Berdasarkan hasil survei dan wawancara, dirancang program pelatihan pembuatan keripik wortel yang dilaksanakan secara partisipatif, melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pengolahan dari bahan mentah hingga menjadi produk siap konsumsi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki respon yang positif terhadap pelatihan yang diberikan. Pelatihan pembuatan keripik wortel mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perkebunan menjadi produk bernilai tambah. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran dan minat kewirausahaan masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis rumah tangga dan UMKM. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal secara lebih optimal serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Situnggaling melalui pengembangan UMKM berbasis hasil perkebunan.