Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Green Energy Policy Implementation in Bali: Challenges and Opportunities Antari, Ni Putu Bayu Widhi; Pinatih, I.G.A.A. Dewi Sucitawathi; Joniarta, I Wayan
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 6 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v6i2.465

Abstract

Purpose: This study aims to explain the implementation of green energy policies in Bali as a popular international tourist destination as well as identify various opportunities and challenges faced by the Bali Provincial Government in implementing green energy policies. Research methods: The study utilizes qualitative methods by conducting interview and collecting secondary data. Qualitative data analysis is carried out by making verbatims, reducing the unimportant discussion, coding the discussion, and classifiying to the themes. Findings: Bali provincial government enacted some green energy policies, but in term of sustainable waste management, the policy should regulate about how landfill is built and how the gas is converted to the energy. Implication: The hurdles are enough capacity of fossil energy sources, bad experience in wind power establishment, and lack of government financial supports.
Persepsi dan Perilaku Masyarakat Desa Terhadap Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Perspektif Good Governance Putri, Putu Calista Ardelia Ivana; Subanda, I Nyoman; Pinatih, I.G.A.A. Dewi Sucitawathi; Antari, Ni Putu Bayu Widhi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13827

Abstract

Penelitian ini menganalisis persepsi dan perilaku masyarakat desa terhadap Program Keluarga Harapan (PKH) dalam perspektif good governance di Kabupaten Badung. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus komparatif di Desa Penarungan dan Desa Pererenan, yang dipilih untuk merepresentasikan konteks implementasi yang berbeda berdasarkan jumlah penerima manfaat PKH. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKH telah memenuhi prinsip good governance secara prosedural, khususnya dalam aspek akuntabilitas administratif dan responsivitas teknis. Namun, ditemukan kesenjangan antara kepatuhan formal dengan persepsi substantif masyarakat, di mana partisipasi masyarakat masih terbatas pada level implementasi dan proses penetapan penerima manfaat yang terpusat. Persepsi masyarakat sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi dengan petugas, karakteristik sosial-budaya, dan kemampuan akses informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas PKH tidak hanya bergantung pada kepatuhan prosedural, tetapi juga pada kemampuan program dalam menyelaraskan kebijakan formal dengan nilai-nilai keadilan dan mekanisme sosial di tingkat komunitas. Rekomendasi yang diberikan berupa penguatan komunikasi partisipatif dan pendampingan yang adaptif untuk meningkatkan kualitas program.