Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Variabel-variabel yang Memengaruhi Perilaku Fertilitas Berisiko Tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2023 Sabila, Elsa; Sukim, Sukim
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2025 No 1 (2025): Seminar Nasional Official Statistics 2025
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2025i1.2526

Abstract

One of the factors contributing to the high maternal mortality rate (MMR) is high-risk fertility behavior HRFB). As a province with the highest TFR, NTT Province indicated to have a high prevalence of perilaku fertilitas berisiko tinggi. Although various efforts have been made by the Provincial government to prevent perilaku fertilitas berisiko tinggi, MMR in NTT Province is still high. This indicates that the quality of maternal services in NTT Province is not yet optimal. The purpose of this study was to identify variables that influence the HRFB status of WUS in NTT Province in 2023. The results of the study showed that the variables of women’s education, women’s employment status, use of contraception, ownership of health insurance, and ANC examinations had a significant effect on perilaku fertilitas berisiko tinggi status. In addition, women who have mandatory formal education, are employed, use contraception, have health insurance, and don’t undergo ANC examinations have a greater tendency to have higher-risk HRFB.
Hubungan Verbal Abuse Orang Tua Dengan Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah di TK Muslimat NU 10 Kota Malang Sabila, Elsa; Maulidia, Rahmawati; Wulandari , Ratna
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i4.27671

Abstract

Background: Kekerasan verbal dari orang tua terhadap anak prasekolah merupakan isu serius yang berdampak pada perkembangan kognitif anak. Aspek kognitif, seperti bahasa, memori, dan kemampuan memecahkan masalah, sangat krusial bagi pertumbuhan dan pembelajaran anak di usia dini. Studi menunjukkan bahwa kekerasan verbal dapat menimbulkan gangguan emosional dan hambatan dalam perkembangan kognitif anak. Objective: mengidentifikasi hubungan verbal abuse orang tua dengan perkembangan kognitif anak usia prasekolah di tk muslimat nu 10 kota malang. Methods: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel sebanyak 70 anak prasekolah dipilih secara purposive sampling. Data mengenai kekerasan verbal dikumpulkan melalui kuesioner kepada orang tua, sedangkan perkembangan kognitif anak diukur menggunakan instrumen observasi standar. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi untuk melihat hubungan antara variabel. Results: Sebagian besar anak mengalami kekerasan verbal sering kali (70%) dengan bentuk makian dan cacian sebagai yang paling dominan. Hasil pengukuran perkembangan kognitif menunjukkan bahwa 77% anak mengalami perkembangan kognitif kurang berkembang. Anak perempuan menunjukkan perkembangan kognitif yang lebih baik dibandingkan anak laki-laki, terutama dalam aspek pengucapan kata dan ingatan jangka panjang. Verbal abuse dari orang tua memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan perkembangan kognitif anak usia prasekolah. Conclusion: Kekerasan verbal yang dialami anak usia prasekolah berpotensi menghambat perkembangan kognitifnya. Oleh karena itu, perlu edukasi dan peningkatan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pengasuhan positif tanpa kekerasan verbal untuk mendukung perkembangan optimal anak.