Visi dan misi sekolah merupakan komponen fundamental dalam manajemen strategik pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam penyusunan visi dan misi di SMK Negeri 2 Pelaihari serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi. SMK diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan relevan dengan kebutuhan Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Oleh karena itu, kepemimpinan strategis yang visioner, partisipatif, dan berbasis data sangat diperlukan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang dirancang dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, tim manajemen sebagai tim pengembang sekolah, dan guru. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam penyusunan visi dan misi dilakukan melalui analisis berbasis data mengenai kondisi sekolah, pembentukan Tim Pengembangan Sekolah, serta keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan internal dan eksternal seperti guru, komite sekolah, orang tua, dan mitra IDUKA. Proses formulasi dilakukan secara partisipatif melalui rapat dan diskusi kelompok terfokus, kemudian disosialisasikan secara intensif melalui media cetak, media sosial, dan kegiatan rutin sekolah. Strategi ini berdampak pada meningkatnya keterpaduan program sekolah, penguaan kerja sama industri, dan kejelasan arah pengembangan sekolah. Penelitian ini juga menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang kolaboratif dan berbasis manajemen strategis mampu menghasilkan visi dan misi yang kontekstual serta implementatif, yang berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. The Principal's Strategy in Developing a Vision and Mission at State Vocational High School (SMK) 2 Pelaihari Abstract The school’s vision and mission are fundamental components of strategic management in education. This study aims to analyze the principal’s strategies in formulating the vision and mission at SMK Negeri 2 Pelaihari and their contribution to improving the quality of vocational education. Vocational high schools are expected to produce graduates who are competent, possess good moral character, and are relevant to the needs of industry, business, and the world of work (IDUKA). Therefore, visionary, participatory, and data-driven strategic leadership is essential.This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and document analysis involving the principal, the management team as the school development team, and teachers. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the principal’s strategy in formulating the school’s vision and mission was carried out through data-based analysis of school conditions, the establishment of a School Development Team, and the active involvement of internal and external stakeholders, including teachers, the school committee, parents, and IDUKA partners. The formulation process was conducted participatively through meetings and focus group discussions, followed by intensive socialization via printed media, social media, and routine school activities. These strategies resulted in improved integration of school programs, strengthened industry partnerships, and clearer directions for school development. This study also confirms that collaborative and strategic management–based principal leadership is capable of producing contextual and implementable vision and mission statements, which significantly contribute to enhancing the quality of vocational education.