Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis berbagai kendala yang dihadapi dalam penggunaan media pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan serta menemukan alternatif solusi untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Media pembelajaran berfungsi sebagai sarana penting dalam membantu siswa memahami konsep Biologi yang sering kali bersifat abstrak dan sulit dipahami hanya melalui penjelasan verbal. Namun, kenyataannya, masih banyak hambatan yang ditemui seperti keterbatasan fasilitas laboratorium, kurangnya variasi media yang digunakan, serta rendahnya kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kepada guru serta peserta didik. Hasil temuan menunjukkan bahwa mayoritas guru masih menerapkan metode tradisional seperti penggunaan papan tulis dan buku teks, sedangkan pemanfaatan media berbasis digital seperti video interaktif dan simulasi virtual masih sangat minim. Penyebab utama permasalahan ini antara lain kurangnya sarana teknologi, minimnya pelatihan bagi guru, dan lemahnya dukungan teknis dari pihak sekolah. Solusi yang disarankan meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan media digital, penyediaan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, serta kerja sama antar pendidik dalam mengembangkan media kreatif. Diharapkan langkah-langkah ini mampu menciptakan suasana belajar Biologi yang lebih menarik, interaktif, dan efektif bagi siswa