Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG EFEKTIF DALAM KOMUNIKASI ILMIAH DI KELAS BIOLOGI SMA Dalimunthe, Aina Mardiah; Manurung, Dhea Amelia; Mutia, Diska Qolbu; Elisabet, Melfa Romana; Mustasfa, Sinta Wulida; Baringbing, Siska Juliana; Dalimunthe, Syairal Fahmy
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44294

Abstract

Penerapan bahasa Indonesia secara tepat memiliki dampak signifikan terhadap efektivitas komunikasi dalam berbagai konteks. Pada situasi resmi, ketepatan berbahasa Indonesia menjadi hal yang diutamakan, dengan mengacu pada aturan bahasa standar. Kalimat sebagai satuan bahasa terkecil, mampu menyampaikan pikiran secara utuh dan mengungkapkan informasi secara lengkap. Kalimat dapat berupa kata atau rangkaian kata yang berdiri sendiri dan menyampaikan makna yang jelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui kajian pustaka dari beberapa jurnal yang telah ada sebelumnya. Diharapkan, penelitian deskriptif ini dapat meningkatkan kesadaran pembaca akan pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah yang ada. Kajian ini berfokus pada peran penting bahasa Indonesia dalam komunikasi ilmiah di lingkungan pembelajaran Biologi SMA. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana bahasa Indonesia dimanfaatkan untuk menyampaikan konsep-konsep ilmiah, serta mengidentifikasi beragam faktor yang mempengaruhi keberhasilan komunikasi bisnis dengan bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis penggunaan bahasa Indonesia dalam pembelajaran Biologi di tingkat SMA.
PERANAN HUKUM DALAM PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI ERA DIGITAL Yunita, Sri; Dalimunthe, Aina Mardiah; Manurung, Dhea Amelia; Mutia, Diska Qolbu; Elisabet, Melfa Romanna; Mustasfa, Sinta Wulida; Baringbing, Siska Juliana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38180

Abstract

Hak Asasi Manusia adalah hak fundamental yang dimiliki setiap individu sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Penegakan hukum adalah usaha untuk merealisasikan prinsip-prinsip keadilan, kepastian hukum, dan manfaat sosial dalam kehidupan sehari-hari. Proses ini melibatkan penerapan norma hukum sebagai pedoman bagi setiap orang dalam berinteraksi dalam masyarakat dan negara. Penegakan Hak Asasi Manusia sering kali menjadi fokus perhatian publik, terutama ketika mereka melihat pelanggaran terhadap hak-hak tersebut. Masyarakat mulai menyadari bahwa banyak kasus hukum besar, termasuk yang terkait dengan tindak kriminal, kejahatan ekonomi, atau pelanggaran Hak Asasi Manusia. Beberapa langkah untuk mencegah pelanggaran Hak Asasi Manusia antara lain: pertama, menanamkan nilai-nilai moral yang baik pada anak-anak, dengan pendidikan karakter yang seharusnya dimulai dari keluarga; kedua, melakukan sosialisasi dan pembelajaran kepada masyarakat mengenai pentingnya Hak Asasi Manusia dan jenis-jenis pelanggarannya; ketiga, pemerintah dapat mengambil langkah pencegahan dengan mendirikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Ekstraksi Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC,) Sebagai Obat Kumur Herbal (Herbal Mouthwash) Mustasfa, Sinta Wulida; Dalimunthe, Aina Mardiah; Mutia, Diska Qolbu; Elisabet, Melfa Romanna; Saragih, Putri Fransiska; Gultom, Endang Sulistyarini; Situmorang, Nurbaity
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7325

Abstract

Tanaman andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) merupakan rempah asli Sumatera Utara yang kaya akan senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin, yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi ekstrak andaliman dalam pembuatan obat kumur berbasis herbal. Ekstraksi bahan dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian diuji aktivitas antibakterinya terhadap mikroorganisme penyebab bau mulut seperti Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak andaliman mampu menghambat pertumbuhan bakteri secara efektif dengan terbentuknya zona hambat yang jelas. Formulasi obat kumur dari ekstrak andaliman juga menunjukkan keamanan penggunaan serta memberikan efek penyegaran alami di rongga mulut. Oleh karena itu, andaliman dapat dijadikan sebagai alternatif bahan alami yang potensial untuk dikembangkan menjadi obat kumur herbal yang efektif dan ramah lingkungan.
Mengidentifikasi Permasalahan Media Pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Serta Solusinya Dalam Perencanaan Pembelajaran Dalimunthe, Aina Mardiah; Mutia, Diska Qolbu; Elisabet, Melfa Romanna; Mustasfa, Sinta Wulida; Saragih, Putri Fransiska; Mukra, Rizal; Arwita, Widya
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7374

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis berbagai kendala yang dihadapi dalam penggunaan media pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan serta menemukan alternatif solusi untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Media pembelajaran berfungsi sebagai sarana penting dalam membantu siswa memahami konsep Biologi yang sering kali bersifat abstrak dan sulit dipahami hanya melalui penjelasan verbal. Namun, kenyataannya, masih banyak hambatan yang ditemui seperti keterbatasan fasilitas laboratorium, kurangnya variasi media yang digunakan, serta rendahnya kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kepada guru serta peserta didik. Hasil temuan menunjukkan bahwa mayoritas guru masih menerapkan metode tradisional seperti penggunaan papan tulis dan buku teks, sedangkan pemanfaatan media berbasis digital seperti video interaktif dan simulasi virtual masih sangat minim. Penyebab utama permasalahan ini antara lain kurangnya sarana teknologi, minimnya pelatihan bagi guru, dan lemahnya dukungan teknis dari pihak sekolah. Solusi yang disarankan meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan media digital, penyediaan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, serta kerja sama antar pendidik dalam mengembangkan media kreatif. Diharapkan langkah-langkah ini mampu menciptakan suasana belajar Biologi yang lebih menarik, interaktif, dan efektif bagi siswa