Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGENDALIAN PENYAKIT HEWAN DI DESA CIBIRU WETAN: IMPLEMENTASI DAN DAMPAK TERHADAP KESEJAHTERAAN TERNAK Khairani, Shafia; Maharani, Briliant; Fath, Atria Destriana; Loloallo, Isakhar Sebulon A.
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v14i1.57971

Abstract

Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) merupakan tantangan utama di Desa Cibiru Wetan. Penyakit seperti Brucellosis, Penyakit Mulut dan Kuku, serta Septicaemia Epizootica tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga berpotensi zoonosis yang membahayakan kesehatan masyarakat akibat konsumsi produk asal hewan atau pemeliharaan hewan yang kurang tepat. Strategi yang dapat dilakukan yaitu pemberdayaan Masyarakat Desa Cibiru Wetan dalam pengendalian penyakit hewan dengan tujuan menekan angka prevalensi penyakit serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mantri hewan serta warga desa mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit. Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) menjadi salah satu strategi yang dapat diimplementasikan dan telah dilaksanakan selama 3 bulan, dengan tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan kegiatan (meliputi sosialisasi dan edukasi), serta pendampingan. Hasil sosialisasi menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman mantri hewan dan warga desa Cibiru Wetan terkait pengendalian penyakit hewan dengan hasil post-test menunjukkan bahwa mantri hewan dan kelompok peternak memahami tata cara pencegahan penyakit hewan. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan para mantri hewan demi terwujudnya ternak unggul di Desa Cibiru Wetan.
Necropsy Findings, Isolation and Identification of Salmonella pullorum in Layer Chickens in Sumedang, Indonesia:  A Case Report Maharani, Briliant; Cyntia, Annisa Permata; Azra, Putri Zivana; Hartady, Tyagita; Windria, Sarasati; Prayugo, Armanda Dwi
Jurnal Veteriner Vol. 27 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/

Abstract

Pullorum disease or Chalky feces, caused by Salmonella pullorum bacteria, is a highly contagious bacterial infection that significantly affects commercial poultry, particularly in developing countries. This study was aimed to report a case of pullorum disease in commercial layer chickens in Sumedang, West Java, Indonesia. The diagnostic approach included clinical examination based on clinical signs, followed by pathological and microbiological identification. Clinical signs observed were lethargy, white diarrhea (chalky feces) and decreased egg production. Necropsy findings revealed pathological changes including hepatomegaly, splenomegaly, caseous masses in the caecum and joints, oophoritis and white nodules in the heart. Additional anatomy pathological findings included tracheal hyperemia and malacia in the brain. Bacterial isolation and identification were conducted from internal organs using MacConkey Agar, followed by Gram staining and biochemical tests including Kligler’s Iron Agar (KIA), Motility Indole Urea (MIU) and Simmons’s Citrate Agar. The results confirmed the presence of S. pullorum bacteria, characterized by non-motile, Gram-negative bacilli. These findings demonstrate that S. pullorum can cause systemic infection affecting multiple organs. Based on pathological and microbiological examinations, it was concluded that the disease case in the layer chicken samples was caused by chronic infection of S. pullorum. This report highlights the importance of early diagnosis and improved biosecurity measures to prevent outbreaks, reduce mortality rates and minimize economic losses in Chicken farming.