Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing Success of Stunting Eradication: Risk Factor Identification and Booklet-Based Intervention in Stunting Communities Narhadina, Gharini Sumbaga; Diatri, Devita; Widianingrum, Rifka; Zahroh, Umniatuz
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Number 2 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnalempathy.v6i2.347

Abstract

Background: Stunting is a form of chronic malnutrition that affects growth and development during early life. Stunting remains a government priority, with a target to reduce its prevalence to 14%, yet it continues to rank high in the Lamper Tengah Sub-district. This situation is attributed to the lack of family knowledge regarding the risks and long-term impacts of stunting. Therefore, this program aimed to implement stunting risk screening and a booklet-based intervention entitled “Control of Stunting Risk Factors” within the Stunting Community in Lamper Tengah Sub-district, Semarang City. Methods: This community service activity was carried out in Lamper Tengah Village, targeting 10 families with stunted children. The activity methods included preparation, anthropometric measurements, filling out questionnaires on stunting risk factors, and distributing and presenting the booklet “Stunting Risk Factors.” The evaluation stage was carried out by assessing the mothers' level of knowledge about stunting before and after the intervention. Results: Among stunted toddlers, 60% are female, 60% do not receive exclusive breastfeeding, and only 20% practice responsive feeding. After the intervention, the proportion of families with good knowledge levels increased from 80% before the activity to 100% after the activity. Conclusion: The results of the activities show that this community service program is able to increase mothers' knowledge about the risk factors for stunting. Therefore, similar activities need to be continued and expanded to include more participants, accompanied by in-depth counseling and practical guidance on active feeding practices before pregnancy, during pregnancy, and after childbirth to support efforts to reduce stunting rates in Semarang City.
Hubungan Beban Kerja Dengan Tingkat Cemas Pada Perawat Di RSJD DR. Amino Gondohutomo Semarang Basuki, Zulfa Luqyana Aprilia; Suprihhartini, Suprihhartini; Narhadina, Gharini Sumbaga
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan tingkat kecemasan yang dialami perawat di RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Seluruh perawat yang berjumlah 100 orang menjadi populasi dalam studi ini, namun tidak semuanya diteliti. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih responden yang sesuai dengan tujuan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan dua alat ukur. Pertama, skala beban kerja yang memuat enam indikator dengan reliabilitas 0,692. Kedua, skala kecemasan yang terdiri dari 20 pernyataan dengan reliabilitas 0,829. Selanjutnya, hubungan antara kedua variabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rho. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas perawat berada pada kategori beban kerja ringan, yakni sebanyak 78 orang (78%). Sementara itu, sebagian besar juga menunjukkan tingkat kecemasan normal, yaitu 79 orang (79%). Meski demikian, hasil uji statistik membuktikan adanya korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan antara beban kerja dan kecemasan, dengan nilai koefisien korelasi r=0,877 dan p0,001. Kesimpulannya, semakin berat beban kerja yang dirasakan perawat, semakin tinggi pula kecemasan yang mereka alami. Hal ini mengindikasikan bahwa beban kerja bukan hanya persoalan fisik semata, tetapi juga berdampak langsung pada kondisi psikologis perawat.