Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Compensation System in Indonesia Ramadani, Riski; Nasution, Edi Marjan; Zumaedi, Mhd. Ariel; Pulungan, Indah Wahyuni; Nst, Nabila Riski
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 5 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i5.1257

Abstract

This article analyzes the wage system in Indonesia by examining its historical development, regulatory framework, and Islamic perspective. Wages are a fundamental right of workers that function not only as compensation but also carry social, economic, and legal dimensions. The history of wages in Indonesia reflects a long journey from the discriminatory practices of the colonial era to the introduction of minimum wage policies in the 1970s, which have since evolved under recent regulations such as Government Regulation No. 36 of 2021. This study employs a qualitative approach using library research from academic literature, legal frameworks, and expert opinions. The findings show that Indonesia applies various wage systems, including time-based, output-based, and contract-based systems, all of which emphasize fairness, certainty, and the protection of workers' rights. Factors influencing wage determination include labor supply and demand, productivity, living costs, labor unions, company capacity, and government regulation. Nevertheless, challenges remain, such as the wage gap between formal and informal sectors, weak enforcement of regulations, and the insufficiency of minimum wages to meet decent living standards. From an Islamic perspective, wages are seen as a moral obligation that must be delivered fairly, promptly, and with respect for workers' dignity. Therefore, a balance between government regulation, business capacity, and workers' rights is essential to create harmonious industrial relations and ensure shared prosperity.
Strategi Pemasaran Investasisyariah Di Era Influencer dan Media Sosial Adelina, Selvi; Pulungan, Indah Wahyuni; Rihalah, Saidah; Rahmat, Paisal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7958

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang masif telah membawa transformasi fundamental dalam strategi pemasaran global, tidak terkecuali pada industri investasi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran investasi syariah di era disrupsi digital, dengan fokus pada peran krusial media sosial dan influencer syariah dalam memengaruhi psikologi serta perilaku konsumen saat mengambil keputusan investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) yang menelaah berbagai referensi literatur ilmiah kontemporer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dan kolaborasi bersama influencer syariah memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi keuangan, membangun kepercayaan (trust) publik, serta memperluas jangkauan penetrasi pasar secara eksponensial. Meskipun demikian, penelitian ini mengidentifikasi beberapa tantangan signifikan, seperti rendahnya indeks literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat luas, risiko misinformasi di ruang digital, serta isu kredibilitas pada sebagian komunikator digital. Di sisi lain, peluang pengembangan industri ini masih terbuka lebar seiring dengan meningkatnya tren gaya hidup halal (halal lifestyle) dan pesatnya kemajuan teknologi finansial (fintech). Sebagai rekomendasi, diperlukan integrasi strategi pemasaran yang mengedepankan edukasi berkelanjutan, optimalisasi konten digital yang informatif, serta pemilihan mitra influencer yang memiliki kompetensi syariah yang memadai. Seluruh strategi tersebut harus dijalankan dengan kepatuhan ketat terhadap prinsip etika bisnis Islam, yang mencakup aspek kejujuran (shiddiq), transparansi, dan amanah. Implementasi strategi pemasaran digital yang tepat diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat secara masif sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi syariah nasional yang berkelanjutan di masa depan.