Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Media Video Pembelajaran terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerita Fantasi Siswa Kelas V SDN 11 Riau Silip Ulyma Tahara Arisandi; Sindy Sataroh; Irpan Zuhri
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penggunaan video edukasi terhadap kemampuan menulis teks cerita fantasi bagi siswa kelas V di SDN 11 Riau Silip. Latar belakang penelitian ini didasari oleh penemuan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan saat menulis teks cerita fantasi, terutama terkait dengan pengembangan imajinasi, terbatasnya ide cerita, alur yang tidak teratur, dan penggunaan bahasa yang belum maksimal. Selain itu, metode pembelajaran menulis yang masih cenderung tradisional dianggap kurang efektif dalam mendorong kreativitas siswa. Untuk itu, video edukasi dianggap sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat memberikan rangsangan visual dan membantu siswa membentuk gambaran konkret mengenai tokoh, latar, dan kejadian dalam cerita fantasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan kelompok kontrol tidak setara. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas V, di mana satu kelas dijadikan kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menulis dengan video edukasi, sementara kelas lainnya berfungsi sebagai kelompok kontrol yang belajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian mencakup tes menulis teks cerita fantasi, lembar observasi aktivitas belajar, dan dokumentasi hasil tulisan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, observasi selama proses belajar, serta pengumpulan dokumen tulisan siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengevaluasi perbedaan kemampuan menulis antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan video edukasi menunjukkan perkembangan dalam keterampilan menulis teks cerita fantasi yang lebih signifikan dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode tradisional. Peningkatan ini terlihat dalam aspek pengembangan ide, kelancaran alur cerita, kreativitas, serta penggunaan bahasa. Video edukasi terbukti efektif membantu siswa memvisualisasikan elemen-elemen dalam cerita fantasi dengan lebih jelas, sehingga memudahkan mereka dalam menyalurkan ide ke dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu, video edukasi dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks cerita fantasi di tingkat sekolah dasar..
Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Pengembangan Media Pembelajaran bagi Guru Sekolah Dasar Abdulah; Ulyma Tahara Arisandi; Azka 'Afifah; Hairul; Rahma Aini; Ravinda Aris Munandar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Amin Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : STAI Al-Amin Gersik Kediri Lombok Barat-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/jpa.v4i1.580

Abstract

The use of artificial intelligence (AI) in education has significant potential to improve the quality of learning, particularly in the development of creative and innovative instructional media. However, many elementary school teachers still face limitations in knowledge and skills related to the pedagogical use of AI. Therefore, this community service activity aimed to enhance the competence of teachers at SD Negeri 18 Pangkalpinang in developing AI-based learning media that align with the characteristics of elementary school students. The activity was conducted on December 9, 2025, involving all teachers through training sessions, hands-on practice, mentoring, and reflection. The success of the program was measured through observations, interviews, and assessment of the learning media products developed by the teachers. The results indicate an improvement in teachers’ understanding and skills in selecting and utilizing AI applications, as well as increased creativity in producing more varied and relevant learning media aligned with instructional objectives. In addition, teachers demonstrated a more positive attitude and greater openness toward the use of technology in learning. This activity highlights the importance of practical and contextual AI utilization training in supporting learning transformation in elementary schools and contributing to sustainable improvement in educational quality.