Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PETUGAS REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN PENDEKATAN END-USER COMPUTING SATISFACTION Zhenya, Zhenya Zeldha Elyzvania; Irwandi, Irwandi; Adha Taufik, Anvika; Sinaga, Rudolf
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 6 No 2 (2025): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v6i2.682

Abstract

The implementation of electronic recording systems like Electronic Medical Records (EMR) is expected to ease and accelerate service provision. However, EMR applications don't always fully support healthcare professionals in their duties. Therefore, an evaluation is crucial to identify system weaknesses. User satisfaction with electronic medical records is a key indicator of information system success. This study aimed to determine the satisfaction level of electronic medical record officers using the End-User Computing Satisfaction (EUCS) method, based on the dimensions of Content, Accuracy, Format, Ease of Use, and Timeliness. This descriptive quantitative study used a survey method, distributing questionnaires to 39 EMR user officers. Data analysis involved descriptive statistics and hypothesis testing using multiple linear regression. The results showed all variables were in the very satisfied category, with average values of Content 4.33, Accuracy 4.31, Format 4.35, Ease of Use 4.23, and Timeliness 4.27. The F-test also indicated that all five EUCS variables simultaneously had a significant effect on user satisfaction. Thus, it can be concluded that the EMR system at UPTD Koni Health Center has met end-user expectations regarding its operations. UPTD Koni Health Center is advised to continuously improve the quality of the EMR system, conduct ongoing evaluations and improvements in areas with a medium satisfaction level, and strategically plan EMR system development to support more efficient health services.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI Nurul Safana Rizki; Erna Elfrida Simanjuntak; Anvika Adha Taufik
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 7 No 1 (2026): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v7i1.953

Abstract

Healthcare service quality is a key factor influencing patient satisfaction and their decision to revisit healthcare facilities. Fluctuations in outpatient revisit rates at the Pakuan Baru Community Health Center, Jambi City, indicate the need to evaluate the quality of healthcare services provided. This study aimed to analyze the relationship between healthcare service quality and outpatient revisit intention at the Pakuan Baru Community Health Center, Jambi City. A quantitative study with a correlational design was conducted involving 100 respondents selected through an incidental sampling technique. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using the Pearson Product Moment correlation test with a significance level of 5%. The results revealed a positive and statistically significant relationship between healthcare service quality and patients' revisit intention (r = 0.895; p < 0.001), indicating a very strong correlation. Analysis based on the SERVQUAL dimensions showed that all dimensions were significantly associated with revisit intention, with empathy (r = 0.893) and tangibles (r = 0.870) demonstrating the strongest correlations. These findings suggest that improving healthcare service quality, particularly in the dimensions of empathy, tangibles, assurance, reliability, and responsiveness, may enhance patients' intention to revisit healthcare services. Therefore, healthcare service quality plays a crucial role in fostering patient loyalty and promoting the sustainable utilization of healthcare services at the Pakuan Baru Community Health Center, Jambi City.
Implementasi Inovasi Baling Bambu Sebagai Strategi dalam Membantu Pengentasan Kemiskinan di Kota Bukittinggi Heliyani Heliyani; Fauzan Saputra; Anvika Adha Taufik
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.9017

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana dasar terbentuknya Baling Bambu serta bagaimana Implementasi Inovasi Baling Bambu. Kemudian untuk mengetahui kendala- kendala dan bagaimana cara menganalisis solusi kendala pelaksanaan Baling Bambu Sebagai Strategi dalam Membantu Pengentasan Kemiskinan Di Kota Bukittinggi. Penelitian ini berbentuk metode deskriptif kualitatif. Analisis data yang dilakukan dengan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, malakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang dipelajari, serta membuat kesimpulan. Observasi dan wawancara dilakukan kepada informan yang telah dipilih melalui teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari beberapa informan Pegawai Dinas Sosial Kota Bukittinggi dan Keluarga Penerima Manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Program Baling Bambu memberikan bantuan berupa sembako dan alat bantu yang secara signifikan meringankan beban ekonomi keluarga miskin; (2) Implementasi program menghadapi kendala internal seperti terbatasnya jumlah keluarga pioneer, kurangnya sosialisasi, dan keterbatasan SDM serta anggaran, serta kendala eksternal berupa tumpang tindih program dengan lembaga lain; (3) Solusi yang diterapkan antara lain regenerasi tim pelaksana, sinkronisasi program, pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran, dan manajemen waktu yang efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Inovasi Baling Bambu terbukti mampu menjadi salah satu solusi strategis dalam membantu pengentasan kemiskinan di Kota Bukittinggi, khususnya dalam konteks keterbatasan anggaran pemerintah. Keberlanjutan program ini direkomendasikan dengan perbaikan dalam aspek koordinasi, pendampingan, dan optimalisasi partisipasi masyarakat.
Hubungan Kepatuhan Hand Hygiene terhadap Mutu Pelayanan (Dimensi Keselamatan) di Puskesmas Koni Kota Jambi Aulia, Sarah Nasywa Aulia ZY; Yeyen Gustina Irawan; Anvika Adha Taufik
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2026.9(1).29-40

Abstract

Healthcare Associated Infections (HAIs) masih menjadi salah satu tantangan utama dalam sistem pelayanan kesehatan di negara berkembang. Infeksi yang didapat selama proses pelayanan kesehatan ini dapat meningkatkan angka morbiditas, mortalitas, serta memperpanjang lama perawatan pasien. Salah satu upaya paling efektif dalam pencegahan dan pengendalian infeksi adalah penerapan hand hygiene yang konsisten oleh tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan hand hygiene dengan mutu pelayanan di Puskesmas Koni Kota Jambi. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 41 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan hand hygiene dalam kategori baik (83%), dan mutu pelayanan pada dimensi keselamatan juga berada pada kategori baik. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan hand hygiene dan mutu pelayanan (p = 0,000) dengan nilai koefisien korelasi ρ = 0,630 yang termasuk dalam kategori hubungan kuat dan positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepatuhan tenaga kesehatan dalam menerapkan hand hygiene, maka semakin baik mutu pelayanan kesehatan pada dimensi keselamatan pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kepatuhan hand hygiene sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.