Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Studi Eksperimental Kompratif Beton HSC (High Strengt Concrate) Dengan Penambahan Serat Baja dan Abu Cangkang Sawit (ACS) dan Beton Normal Sutiyo, Heri; Nursyamsi, Nursyamsi; Tarigan, Johannes; Bakara, Ricky; Nasution, Soraya Muthma Innah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.9039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan abu cangkang sawit (ACS) sebagai bahan pengganti 15% semen dan penambahan serat baja 2% terhadap sifat mekanis beton mutu tinggi (High Strength Concrete/HSC). Pengujian meliputi uji beton segar (slump flow, T50 time, V-funnel, L-box) dan beton keras (kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur). Hasil menunjukkan seluruh parameter beton segar memenuhi standar EFNARC untuk Self-Compacting Concrete (SCC). Kuat tekan meningkat signifikan dari 30,89 MPa (beton normal) menjadi 90,25 MPa (HSC)—peningkatan 192% atau 65,7% lebih tinggi dari target mutu. Kuat tarik belah meningkat dari 2,95 MPa menjadi 5,63 MPa (90,8%), sedangkan kuat lentur meningkat dari 6,27 MPa menjadi 16,69 MPa (166%) pada balok komposit dengan lapisan HSC 5 cm. Peningkatan ini disebabkan oleh reaksi pozzolanik abu cangkang sawit yang menghasilkan kalsium silikat hidrat (C-S-H) tambahan dan kontribusi serat baja dalam menahan propagasi retak serta meningkatkan daktilitas. Analisis displacement menunjukkan peningkatan ketebalan lapisan HSC meningkatkan kekakuan lentur dan menurunkan lendutan maksimum. Kombinasi ACS 15% dan serat baja 2% terbukti efektif meningkatkan performa mekanis dan struktural beton hingga tiga kali lipat dibanding beton normal, sekaligus mendukung material ramah lingkungan dalam teknologi beton modern dengan memanfaatkan limbah industri kelapa sawit.