Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan pemanfaatan loose parts sebagai media pengembangan dimensi kreatif pada P5 dalam kurikulum merdeka di kelas 1 SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang Banyumas. Loose parts dipandang bisa dijadikan sebagai media yang mudah didapat oleh para ssiwa sekaligus bisa digunakan sebagai media untuk membentuk kreativitas pada para siswa. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Data pada penelitian ini dikumpulkan mengguakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah yang dilakukan dalam memanfaatan loose parts sebagai media pengembangan dimensi kreatif pada P5 dalam kurikulum merdeka di kelas 1 SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang Banyumas antara lain: Pertama, menyusun modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan proyek bermain “Mendaur Ulang Botol Plastik Bekas menjadi Hasta Karya” pada tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”. Kedua, mengimplementasi modul ajar yang telah disusun untuk mengembangkan dimensi kreatif pada siswa kelas 1. Implementasi modul ajar dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: (1) kegiatan pengenalan; (2) kegiatan kontekstualisasi; (3) kegiatan aksi nyata; dan (4) kegiatian refleksi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi kepala sekolah dan para guru untuk menggunakan loose parts sebagai media pengembang dimensi kreatif pada siswa SD di kelas bawah yaitu kelas 1, 2 dan 3.