Puput Anjarwati
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Nilai-nilai Multikultural pada Pembelajaran PAI Puput Anjarwati; Slamet Wahyu Asih; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6728

Abstract

Penelitian ini membahas strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultural pada pembelajaran untuk membentuk sikap toleransi, kerja sama, dan cinta damai di kalangan siswa. Strategi yang diterapkan mencakup integrasi nilai-nilai multikultural dalam materi, metode, dan media pembelajaran dengan pendekatan interaktif dan kontekstual yang sesuai dengan keberagaman budaya, agama, dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan strategi dipengaruhi oleh kompetensi guru, lingkungan sekolah yang inklusif, serta dukungan sumber belajar dan orang tua siswa. Temuan ini mendukung pentingnya peningkatan kompetensi guru dan penyediaan lingkungan belajar yang mendukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan multikultural dalam pembelajaran PAI.
INOVASI PENGEMBANGAN BUDAYA DAN SENI ISLAMI DALAM PENDIDIKAN ERA DIGITAL Puput Anjarwati; Putri Ayu Lestari; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6832

Abstract

Inovasi pengembangan budaya dan seni Islami dalam pendidikan era digital menjadi krusial untuk menjaga relevansi nilai-nilai Islam di tengah kemajuan teknologi. Artikel ini membahas transformasi pendidikan Islam melalui integrasi media digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok untuk mengembangkan seni kaligrafi digital, musik nasyid interaktif, serta konten budaya Islami berbasis VR/AR. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas pembelajaran tetapi juga menumbuhkan kreativitas generasi muda dalam menyampaikan ajaran Islam secara menarik dan kontekstual. Melalui tinjauan literatur dan analisis kasus, ditemukan bahwa tantangan utama meliputi kesenjangan digital dan konten tidak autentik, sementara peluangnya terletak pada inovasi pembelajaran hybrid yang memadukan tradisi dengan teknologi. Hasilnya, pendidikan seni Islami dapat memperkaya identitas budaya sambil mempersiapkan siswa menghadapi era digital. Rekomendasi mencakup pelatihan guru dan pengembangan platform khusus untuk seni Islami digital.
PENGOLAHAN SERAI MENJADI SPRAY ANTI NYAMUK ALAMI UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MASYARAKAT Darul Muntaha; Harun Susilo Aji; Nur Mujianti; Mentari Tiara Larasati; Muflikhatul Munawwaroh; Ernita Supiyanti; Nafisah; Rista Aniya; Anisa Seli Maresta; Muhammad Nur Afiz; Muhammad Mahdan Zulfa; Adye Saputra; Puput Anjarwati; Apriliana Tri Maulidina; Lilik Rahmawati; Zena Mayehsi Patraycia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7059

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu vektor penyakit yang berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, seperti demam berdarah dan malaria. Upaya pengendalian nyamuk umumnya menggunakan produk berbahan kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan apabila digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian nyamuk yang aman, ramah lingkungan, serta berbasis potensi lokal. Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini dilaksanakan di Desa Pakem, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan serai sebagai bahan alami pembuatan spray anti nyamuk. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan mengenai bahaya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, pengenalan manfaat serai sebagai bahan alami pengusir nyamuk, serta pelatihan dan praktik langsung pembuatan spray anti nyamuk secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan bahan alami lokal serta tingginya partisipasi warga selama kegiatan berlangsung. Produk spray anti nyamuk berbahan serai yang dihasilkan memiliki aroma yang nyaman dan dinilai aman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.