Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Nilai-nilai Multikultural pada Pembelajaran PAI Puput Anjarwati; Slamet Wahyu Asih; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6728

Abstract

Penelitian ini membahas strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultural pada pembelajaran untuk membentuk sikap toleransi, kerja sama, dan cinta damai di kalangan siswa. Strategi yang diterapkan mencakup integrasi nilai-nilai multikultural dalam materi, metode, dan media pembelajaran dengan pendekatan interaktif dan kontekstual yang sesuai dengan keberagaman budaya, agama, dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan strategi dipengaruhi oleh kompetensi guru, lingkungan sekolah yang inklusif, serta dukungan sumber belajar dan orang tua siswa. Temuan ini mendukung pentingnya peningkatan kompetensi guru dan penyediaan lingkungan belajar yang mendukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan multikultural dalam pembelajaran PAI.
MITONI DI DAERAH WONOSOBO Slamet Wahyu Asih; Vava Imam Agus Faisal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6989

Abstract

Tradisi mitoni merupakan ritual tujuh bulanan kehamilan pertama yang hidup dalam budaya Jawa sebagai bentuk doa, syukur, dan permohonan keselamatan bagi ibu dan janin. Di Kabupaten Wonosobo, praktik mitoni memperlihatkan perpaduan antara nilai adat Jawa, ajaran Islam, serta konteks sosial pedesaan pegunungan yang masih kuat memegang tradisi kolektif dan gotong royong.Artikel ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelaksanaan mitoni di Wonosobo, menelaah makna simbolik sesaji dan rangkaian prosesi, serta menganalisis transformasi nilai-nilai sosial, budaya, dan spiritual yang menyertainya pada periode 2020– 2025. Penulisan menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah jurnal-jurnal mutakhir mengenai mitoni dan slametan Jawa, kemudian dikontekstualisasikan dengan kondisi masyarakat Wonosobo.Hasil kajian menunjukkan bahwa mitoni berfungsi sebagai media penguatan kohesi sosial, sarana transmisi nilai religius dan moral keluarga, serta wujud akulturasi Islam–Jawa yang tampak pada bacaan doa, jenis sesaji, dan struktur kepemimpinan ritual. Di tengah modernisasi, sejumlah unsur simbolik mengalami penyederhanaan, tetapi inti fungsi sosial–spiritual mitoni tetap terpelihara, terutama di kalangan masyarakat yang masih menempatkan slametan sebagai inti kehidupan religius Jawa. Temuan ini menegaskan bahwa mitoni di Wonosobo bukan sekadar upacara daur hidup, tetapi juga ruang negosiasi identitas budaya dan religius masyarakat Jawa pegunungan.