Alya, Elsa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Review Artikel: Potensi Senyawa Alam Dan Sintetik Sebagai Kandidat Antikanker Payudara In Silico: Pendahuluan, Metodelogi Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, Ucapan Terimakasih, References Nurliawati, Fadhillathul; Alya, Elsa; Amin, Saeful
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7434

Abstract

Kanker payudara masih menjadi persoalan kesehatan global yang serius, dan kebutuhan akan agen terapeutik baru yang lebih efektif serta aman tetap mendesak. Studi ini menelaah potensi beberapa senyawa nabati seperti andrographolide, kuersetin, taxifolin, cafestol, apigenin, mangiferin, sesamin, gingerol, dan zingiberene menggunakan pendekatan in silico. Penilaian dimulai dengan evaluasi karakteristik fisikokimia melalui Swiss Absorption, Distribution, Metabolism, and Excretion (SwissADME), lalu dilanjutkan dengan prediksi profil absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi, dan toksisitas menggunakan pkCSM, PreADMET, serta Toxtree. Analisis struktural mencakup optimasi geometri molekul dan penyaringan farmakofor untuk mengidentifikasi fragmen aktif, disertai validasi protokol docking melalui perhitungan Root Mean Square Deviation. Simulasi pengikatan molekul dilakukan dengan AutoDock dan SwissDock, sementara hasil pengikatan divisualisasikan menggunakan PyMOL, Discovery Studio, dan LigPlot+ untuk memetakan interaksi residu target. Hasil menunjukkan bahwa beberapa senyawa memiliki energi pengikatan yang menguntungkan dan membentuk interaksi hidrogen yang stabil pada situs aktif. Beberapa molekul juga memenuhi kriteria Lipinski’s Rule of Five dan menunjukkan profil ADMET yang menjanjikan. Berdasarkan temuan ini, senyawa-senyawa alami tersebut layak dipertimbangkan sebagai kandidat awal untuk pengembangan terapi kanker payudara, namun uji lanjutan secara in vitro dan in vivo diperlukan untuk memastikan efektivitas serta keamanan farmakologinya.