Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Manajemen Strategi Syariah pada MTs Negeri 1 Polewali Mandar (Polman) dengan menggunakan McKinsey 7S Framework sebagai alat analisis manajemen strategis. Manajemen strategi syariah dipahami sebagai serangkaian proses formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi organisasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam, dengan orientasi duniawi dan ukhrawi, berasaskan tauhid, serta bermotivasi mardhatillah. Pendekatan ini dinilai relevan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan Islam agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada MTsN 1 Polman. Analisis dilakukan terhadap tujuh elemen McKinsey 7S, yaitu Strategy, Structure, Systems, Shared Values, Style, Staff, dan Skills, untuk melihat tingkat keselarasan antar elemen dalam mendukung implementasi strategi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 1 Polman telah menerapkan strategi pendidikan Islam yang terintegrasi melalui penguatan kurikulum berbasis syariah, pembinaan karakter peserta didik, program tahfidz Al-Qur’an, pembiasaan ibadah, serta kegiatan ekstrakurikuler bernuansa keislaman. Dari sisi struktur dan sistem, MTsN 1 Polman memiliki pembagian tugas yang jelas, sistem kerja berbasis SOP, serta mekanisme pengawasan yang teratur. Gaya kepemimpinan yang demokratis, kompetensi guru dan staf yang memadai, serta nilai bersama berupa komitmen terhadap mutu pendidikan dan nilai-nilai Islam menjadi faktor pendukung keberhasilan implementasi strategi. Dengan demikian, McKinsey 7S Framework terbukti efektif sebagai alat analisis dalam meningkatkan efektivitas manajemen strategi syariah di MTsN 1 Polman, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.